Showing posts with label Pengalaman. Show all posts
Showing posts with label Pengalaman. Show all posts

Friday, 3 August 2012

Mengejar Cumlaude atau mengejar kelulusan ?

Julian Cholse

Ilustrasi Cumlaude
Apa anda sedang galau menentukan kelulusan anda? Itu hal biasa dalam menentukan pilihan hidup. Mengapa saya mengatakan pilihan hidup? Ketika kamu lulus dengan predikat cumlaude maka akan timbul sendiri perasaan bangga terhadap diri sendiri. Namun hal tersebut tak akan berlaku bagi beberapa orang yang menanggap predikat cumlaude hanyalah capaian yang biasa, asalkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
diatas 3 sudah sangat bagus.

Beberapa hal yang memengaruhi orang yang beranggapan cumlaude adalah keharusan sebagai berikut :
 
     a.       Tantangan awal sebelum menuju dunia kerja adalah mengejar cumlaude, jika cumlaude saja tidak
      tersampaikan bagaimana bisa menghadapi dunia kerja

     b.     Terdapat perasaan gensi baik yang di akibatkan oleh temannya, pacarnya, kakak nya atau hal-hal lain          yang   telah mendapatkan predikat lulus dengan capaian cumlaude.

     c.       Terdapat paksaan dari anggota keluarga (walau biasanya hal ini tidak secara langsung)

Sedangkan beberapa hal yang memengaruhi orang yang beranggapan cumlaude adalah hal biasa sebagai
berikut:

     a.       Perkulihan adalah media pembelajaran untuk menjalani dunia yang sesungguhnya, karena itu cumlaude bukan penentu masa depan nantinya.

    b.       Orang-orang tipe ini pun beranggapan cumlaude tidak akan berguna jika hanya menjadi mahasiswa “Kupu-Kupu” (kuliah pulang).

     c.       Lebih berharga mempunyai IPK 2.75 atau 3 asalkan menjadi mahasiswa Kura-kura (kuliah rapat) yang mempunyai banyak pengalaman untuk dunia kerja.

Jika memerhatikan poin-poin diatas adakalanya benar di satu pihak dan salah dipihak lain dan sebaliknya. Kertika saya yang menganggap cumlaude adalah keharusan namun disatu pihak saya mempunyai kesamaan dengan poin-poin yang diutarakan mereka yang menggangap cumlaude adalah hal biasa, disitulah awal mula kebimbangan anda untuk memilih. Hal yang harus anda lakukan adalah meyakinkan diri anda dengan menanyakan pendapat dari orang-orang yang anda anggap tepat dan menghitung biaya-biaya yang anda keluarkan untuk mengejar cumlaude, kecuali cumlaude anda tidak memerlukan biaya tambahan artinya anda memperoleh cumlaude sesuai dengan waktunya (tidak mengulang matakuliah yang mempunyai nilai jelek akibatnya menambah waktu dan biaya).

Berikut ilustrasi mengejar cumlaude yang menghabiskan ekstra biaya (berdasarkan aturan perkulihaan
di Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta)

Sesuai dengan peraturan yang baru KKN bisa di tempuh dengan syarat lulus 121 SKS dan KKN diadakan 2 x dalam setahun pada akhir semester setiap tahunnya dengan jumlah sks 2. Skripsi tidak bisa mengulang mata kuliah. Wisuda akan diadakan 4 x dalam setahun masing-masing 23 Februari, 1 Juni, 31 Agustus, 24 November.

1) Mr. Julian berada pada semester 6, mempunyai IPK 3.55 dan memiliki 2 nilai C, ia binggung menentukan apakah semester 7 dia akan mengulang 2 matakuliah C nya agar memperoleh predikat cumlaude atau melanjutkan skripsi dengan predikat dengan pujian. Jika ia memilih skripsi pada semester ini, kemungkinan lulus februari sangat dimungkinkan dan wisuda juni, jika dia memutuskan untuk mengulang nilai C nya kemungkinan kecil untuk lulus april dan wisuda juni mungkin juga. Namun kemungkinan besar wisuda Akhir Agustus.

Jika Julian mengejar cumlaude mari kita hitung biaya ekstra yang dikeluarkan demi 2 nilai C nya.
SPP tetap di UAJY (angkatan 09) Rp. 2.200.000,-
SPP variable 6 sks (2 matakuliah yang di ulang masing-masing 3 sks) = Rp660.000,-

Dengan demikian biaya tambahan yang harus dikeluarkan Julian Rp2.860.000,- hal yang fantastis bukan?? Dengan uang demikian bisa memperoleh pelatihan-pelatihan yang notabanenya lebih penting dari hanya sekedar nilai diatas kertas.

2) Ms Cely berada pada semester 6, mempunyai IPK 3.49 dan memiliki 3 nilai C, ia telah mencukupi mengambil KKN semester 7 ia mempunyai sisa matakuliah 15 SKS ditambah dengan 3 nilai C dengan bobot 9 SKS maka total 24 sks. Ia bimbang memilih antara cepat lulus atau cumlaude. Jika ia ingin cepat lulus maka dia harus mengornbankan 1 nilai C nya karena SKS untuk KKN adalah 2 jadi total 15 sks + 6 sks (matakuliah mengulang) + 2 sks (KKN) = 23 SKS. Dengan demikian ia bisa KKN pada Januari 2013 dan bisa wisuda awal Juni (walau kemungkinannya kecil, kemungkinan besar akhir agustus).

Jika ia memilih untuk cumlaude maka ia akan KKN bulan Juli 2013, dan wisuda paling cepat akhir November dan besar kemungkinan wisuda akhir februari, ini bisa saja terjadi karena memang mebuat skripsi tidak mudah.

Mari kita hitung biaya tambahan yang akan ia keluarkan untuk mengejar cumlaude :
SPP tetap di UAJY (angkatan 09) Rp. 2.200.000,-
SPP variable 3 sks (1 matakuliah yang di ulang) = Rp330.000,-
SPP variable 6 sks (melanjutkan skripsi lama jika tidak lulus sampai dengan agustus 2013) =
Rp660.000,-

Jadi total biaya yang harus dikorbankan untuk mengejar cumlaude bagi Cely adalah Rp3.190.000,- angka ini lebih fantastis lagi teman, belum lagi waktu yang anda keluarkan, opportunity cost juga perlu dipertimbangkan masak-masak.

Ingat teman segala sesuatunya ada di tanganmu, apapun keputusanmu pastikan itu adalah keputusan yang terbaik bagimu. Perhatikan ilustrasi IPK berikut :

a. IPK 3.50 – 4.00 dapat melamar 100 % Pekerjaan
b. IPK 3.00 – 3.49 dapat melamar 75 % Pekerjaan
c. IPK 2.50 – 2.95 dapat melamar 50 % Pekerjaan
d. IPK 1.00 – 2.49 mengatat teman melamar pekerjaan.

Mengapa poin D demikian? karena biasaya syarat kelulusan dengan IPK minimum 2.50, namun tentunya hal diatas tidak mutlak benar ingat IPK bukan segalanya. Tantangan kedepan masih banyak yang menanti dirimu teman. Persiapkanlah dirimu dengan sejumlah pengalaman-pengalaman berharga softskill dalam dirimu bukan hanya sekedar hitam diatas kertas yang mengatakan dirimu CUMLAUDE dengan mengorbankan jutaan uang dan waktu untuk memperolehnya.


Salam

Julian--

Saturday, 21 July 2012

Menelisik Kehidupan Percintaan dengan "Circle of Love"

Julian Cholse




Ilustrasi Kehidupan Percintaan dengan lingkaran



Kehidupan percintaan adalah salah satu sisi kehidupan yang paling menarik untuk di jalani. Mengapa demikian? saya juga kurang tahu apa alasannya, tapi yang pasti ketika anda menjalani kehidupan tersebut waktu seakan cepat berlalu tanpa anda menyadarinya. Bersama satu orang yang kau sayang hari-harimu akan terasa indah. Eitss… tapi ada batasanya jika kau mau itu terasa indah untuk selamanya.

Awal menjalin hubungan biasanya kehidupan asmarapun akan menempati posisi yang tertinggi pada puncaknya bahakan kata orang-orang “yang lain ngontrak”, hal ini dirasa wajar karena pada fase ini adalah tahap penyesuaian dan mencari tahu mengenai pasangannya. Seiring berjalannya waktu maka kehidupan pada fase ini akan angsur-angsur berkurang dan  biasanya kembali tambah pada saat-saat tertentu (misalnya mendekati hari valentine, hati ulang tahun, dll).

Kehidupan percintaan juga banyak menjadi polemik bagi beberapa dari mereka yang menjalin hubungan yang kurang sehat misalnya dalam hal pembagian waktu antara kehidupan percintaan dan kehidupan pribadi tak lagi terpisahkan. Hal ini membuat salah satu pihak menjadi tertekan dan orang-orang di sekitar mereka menjadi risih atau bahkan menjauh dari mereka.

Sesuai dengan pembahasan ini saya akan membahas beberapa polemik kehidupan percintaan dengan mengibaratkan lingkaran kehidupan percintaan sebagai berikut :


 1. Circle of Love : In Relationship


Lingkaran ini menunjukkan sisi kehidupan percintaan yang saat berpacaran. Artinya porsi kehidupan percintaan dari seluruh kehidupan hanya menempati posisi 30%. Jadi ketika seorang berpacaran, total dari kehidupannya dengan pacarnya tidak boleh melebihi fase ini dan jika salah satu pihak melangkah lebih jauh maka akan terjadi hubungan yang kurang sehat dalam hubungan tersebut. Dalam kehidupan percintaan dalam status yang masih berpacaran masih banyak batas-batasan yang harus di patuhi dan patut disembunyikan dari pasangan masing-masing. Ingat setiap orang mempunyai “public life, private life and secret life” ketika anda masih dalam posisi berpacaran anda hanya menempatkan diri anda dalam public life pasangan anda dan sedikit private life pasangan anda. Ketika anda melangkah menuju secret life pasangan anda maka pasangan anda akan merasa risih dan merasa di batasi. Satu hal lain yang perlu di ingat adalah public life pasangan anda tidak semuanya menjadi hak anda karena pasangan anda juga memiliki masa depan. Oleh karena anda belum tentu menjadi masa depan pacar anda makan biarkanlah dia bersosialisasi dengan teman-teman, sahabatnya, keluarganya dan menjalin jaringan dengan orang-orang disekitarnya. Ingat dia makhluk sosial “kau batasi,dia kan atasi”.

 2. Circle of Love: Engaged


Lingkaran ini menunjukkan kehidupan percintaan anda saat telah bertunangan. Porsi kehidupan percintaan anda biasanya akan meningkat tajam mencapai 70% dari total kehidupan anda, lingkaran ini juga menunjukkan kehidupan percintaan saat awal mula berpacaran, dan tentunya akan meredup dan harus meredup hingga pada fase lingkaran berpacaran di atas, jika tidak maka akan ada rasa kejenuhan dan adanya pembatasan kehidupan sosial pasangan. Lingkaran ini juga menunjukkan beberapa pasangan yang telah menjalin hubungan lebih dari 1 tahun, ini terjadi karena ada beberapa faktor misalnya salah satu pasangan tidak mempunyai teman, hal ini mengakibatkan pasangan menjadi teman, sahabat sekaligus pacar baginya, faktor lain terjadi hubungan yang tidak sehat seperti seks bebas yang mengakibatkan keduanya telah seperti suami dan istri dll.

Pada fase ini biasanya sepasang kekasih akan memasuki kehidupan private masing-masing pasangannya, namun untuk secret lifeharus tetap pada posisi semula. Kehidupan publik pun otomatis akan semakin berkurang, namun hal ini tidak akan berlangsung lama karena akan ada titik kejenuhan dan kehidupan percintaan pada fase ini berangsur-angsur menurun dan naik kembali ketika memutuskan untuk menuju ke jenjang pernikahan.


 3. Circle of Love : Married


Lingkaran ini menunjukkan kehidupan percintaan saat telah menikah, yakni 90% kehidupan anda adalah untuk pasangan anda. Hal ini tidak akan berlangsung cukup lama, hanya pada awal-awal pernikahan karena bagaimanapun juga anda mempunyai pekerjaan dan kehidupan lainnya. Bisanya akan menurun sampai pada fase 30% atau bahkan 20% bagi mereka yang menikah namun tinggal di beda kota/beda negara. Namun pada fase ini akan bayak pasangan yang masih berpacaran sampai pada fase ini, misalnya tidur berdua dalam satu kamar selama berhari-hari, kumpul kebo, telah menjalin hubungan intim dengan pacarnya. Budaya timur masih menganggap hal-hal tersebut di atas sebagai hal yang tabu, oleh karena itu bagi anda masyarakat timur berpacaranlah sesuai porsinya, ingat lingkaran pertama di atas. Pada fase ini biasanya private life akan semakin kabur porsinya dan secret life sedikit berkurang, untuk public life pada awalnya akan drastis menurun namun berangsur-angsur bertambah namun tidak mencapai pada posisi sebelum menikah (kecuali ada hal-hal khusus seperti menikah namun tinggal pada beda kota/negara).

4. Circle of Love : Possessive

Lingkaran ini menunjukkan kehidupan percintaan yang memiliki pasangan posesif, artinya ia ingin memiliki 100 % kehidupan pasangannya, mulai dari public life, private life, hingga secret life.Bagi anda yang memiliki pasangan demikian anda dapat saja menegurnya dan mengajaknya berbicara. Namun ketika pasangan anda tak mampu membendung perasaannya lagi, ayo tinggalkan saja dia. Ingat kamu adalah makhluk sosial dan kau masih memiliki masa depan yang lebih cerah jika bersama dengan orang lain yang lebih kamu rasa baik. (kamu dapat membaca tulisan saya mengenai pasangan posesif pada postingan sebelumnya disini dan disini)



Monday, 18 June 2012

Sahabat adalah Satu Jiwa dalam Tubuh yang Berbeda

Julian Cholse


Pohon yang menjulang tinggi juga di temani perdu disekelilingnya


Apakah anda punya sahabat ? Jika tidak carilah karena sahabat adalah segalanya, jika ya Periksalah kembali persahabatan yang anda rajut. Apakah masih terbentang disana? Atau anda ingin melupakannya ? Atau anda telah melupakannya jauh sebelum ini. Bekerja keras dan meniti jalan karier bukan berarti memisahkan anda dari persahabatan.

Orang-orang berkata menj
adi pemimpin berteman sepi, selalu sendiri mengerjakan segala sesuatu. Coba anda lihat apakah pohon yang tinggi menjulang sendiri? masih ada perdu yang rendah tumbuh besemak-semak, bahkan pohon yang lain masih ada menemaninya. Demikianlah hidup yang ingin anda miliki bukan ?

Jangan kacaukan karier dengan kehidupan yang semestinya
terjadi. Persahabatan merupakan bagian dari kehidupan anda. Binalah persahabatan, anda akan merasakan betapa kayanya hidup anda, berbagi kesedihan pada sahabat, dapat mengurangi kesediahan. Berbagi kebahagiaan pada sahabat, memperkokoh kebahagiaan.

Orang bijak berkata bahwa sahabat adalah satu jiwa dalam tubuh yang berbeda. Dan sahabat anda yang terdekat adalah keluarga anda. Barangkali, itulah mengapa bersahabat meringankan baban anda, karena di dalam persahabatan tidak ada perhitungan. Ketika persahabatan dalam keluarga menjadi rumit, hubungan percintaan juga rumit, anda dapat berbagi kesedihan kepada teman terdekat yang menjadi sahabat anda, sebab berbagi kesedihan pada sahabat mengurangi kesedihan.

Di sana anda belajar menghindari hal-hal yang tidak anda setujui, dan senantiasa mencari hal-hal yang anda sepakati. Itu juga mengapa persahabatan adalah kekuatan. Sebagaimana kata pepatah, hidup tanpa teman, mati pun sendiri.

Sunday, 17 June 2012

Cinta = Nafsu dan Nafsu ≠ Cinta

Julian Cholse



(Di dalam cinta ada nafsu tetapi di dalam Nafsu belum tentu ada cinta)

Ilustrasi Cinta dan Nafsu
Terjerat dalam ikatan cinta menjadi suatu motivasi tersendiri bagi yang mengalaminya, akan ada sensasi-sensasi tertentu yang membuat hidup akan berasa lebih nikmat untuk dijalani. Oleh karenanya banyak orang yang tertarik menjalani ikatan cinta dengan motif mencari motivasi hidup dari lawan jenisnya, walau memang hal tersebut bukan satu-satunya alasan untuk memiliki satu yang kita cinta. Namun, yang menjadi permasalahannya adalah apakah ikatan yang kita jalin sudah cukup sehat? Apakah cinta yang kita jalani benar-benar dilandasi oleh rasa cinta yang tulus atau ada latar belakang lain yang melandasi nya?

Seiring dengan perkembangan zaman tak pelak, kehidupan percintaan juga semakin kompleks dibuatnya, entah memang benar zaman yang mengubah tatanan percintaan atau memang percintaan itu sendiri yang dibuat rumit para penggunanya, entahlah… satu hal yang menjadi pasti, kompleksitas percintaan membuat motif seseorang mempunyai ikatan cinta menjadi bermacam ragam.

Judul diatas kiranya telah cukup menggambarkan salah satu bentuk ikatan yang dijalanai pasangan kekasih. Pada frase Cinta = Nafsu, ini menandakan bahwa di dalam suatu cinta yang di jalin oleh seorang dengan seorang lainnya dilandasi dengan cinta kasih yang tulus, kemudian atas dasar cinta kasih yang tulus akan timbul nafsu kepada kekasihnya, tentunya nafsu antara kedua belah pihak. Pada frase Nafsu ≠ Cinta, permulaan diawali dengan rasa nafsu kemudian akan timbul benih-benih cinta dalam dirinya, kemungkinan besar akan tidak timbul rasa cinta, dan hanya besarnya nafsu yang di tutup-tutup dalam hati untuk mendapatkan apa yang dia mau dari pasangannya.

Pada pola ikatan cinta yang pertama, tentu tidak aka nada masalah untuk menjalani hal demikian karena memang lazimnya menjalin ikatan cinta di dasari atas dasar cinta terlebih dahulu hendaknya tanpa ada unsur-unsur lain termasuk nafsu di dalamnya. Pola ikatan cinta yang kedua yang menjadi masalah, dimana menjalin ikatan dengan mengedepankan beberapa unsur-unsur yang menguntungkan dirinya terlebih dahulu termasuk nafsu didalamnya kemudian mengikutkan unsur cinta dibagian paling belakang, bahkan mungkin tidak terbawa. jika terjadi pola ikatan cinta yang kedua akan besar kemungkinan ikatan tersebut tidak akan berjalan lama dan akan di hiasi dengan ketidakberdayaan salah satu pihak, dan budaya bohong-membohongi antar pasangan akan terbangun berkelanjutan.

Mengartikan nafsu yang dibahas di atas bukan hanya nafsu secara harafiah berkaitan dengan kehidupan biologis (seks) memang hal tersebut biasanya menjadi salah satu faktor besar mengapa ada ikatan cinta. Seorang menjalin ikatan dengan seorang lain hanya karena ingin memanfaatkan kemolekan tubuh seseorang kemudian meninggalkannya setelah mendapatkannya. Hal lain yang termasuk dalam nafsu ialah motif atau tujuan-tujuan tertentu untuk membahagiakan dirinya sendiri, orang lain yang menyuruh dia, atau tanpa paksaan orang lain. Sebagai contoh nafsu untuk mendapatkan harta pasangannya, nafsu untuk mendapatkan harta pasangannya untuk membahagiakan dirinya, atau keluarganya, nafsu untuk membalas dendam terhadap pasangannya (karena mungkin ada dendam tertentu) dan lain sebagainya.

Dengan demikian, akan menjadi sulit rasanya jika ikatan yang dilandasi pertama kali oleh nafsu akan timbul cinta yang tulus, hal itu yang membuat saya mengatakan hal-hal yang dimulai dengan nafsu tidak akan mengandung unsur cinta. Jika pun hal itu mengandung unsur cinta akan kecil kemungkinannyan namun ketika hal dimulai dengan unsur cinta maka akan ada nafsu yang menaunginya contoh kecil, ketika anda menjalin cinta yang tulus dengan si dia akan ada nafsu-nafsu yang mengikuti seperti nafsu ingin memiliki, membina rumah tangga, nafsu ingin membuat masa depan yang cerah, nafsu untuk melindungi dia dan lain sebagainya.

Satu pesan terakhir dari saya, periksa kembali hubungan anda dengan dia apakah dilandasi oleh rasa cinta atau hanya dilandasi atas dasar nafsu belaka. Jika hubungan anda benar dilandasi oleh cinta dan nafsu mengikuti setelahnya maka dapat dikatakan itu cinta yang tulus. Jika ikatan cinta yang anda jalani dimulai dengan nafsu terlebih dahulu, pikir masak-masak dan coba renungkan apa telah ada benih cinta sejati di dalamnya, jika ada buat dia tumbuh hingga memenuhi hati anda, jika tidak segera putuskan langkah selanjutnya yang terbaik buat masa depan anda.

Pada dasarnya semua keputusan tentang hubungan akan dipengaruhi oleh kedua belah pihak saja, jika ada hal-hal lain yang menjadi faktor-faktor pengganggu anggap hal itu sebagai faktor cateris paribus saja, atau anda bisa memasukkan dalam hati dan pikiran anda apa yang mereka katakan cerna baik-baik dan putuskan, sebab anda yang menjalani dengan dia bukan mereka.

Good Luck….




_-Julian-_

Tuesday, 12 June 2012

Kedudukan Membahagiakanmu ? Tak kan Selamanya !!!

Julian Cholse


Ilustrasi Mengejar Kedudukan
Ilustrasi Mengejar Kedudukan
Kedudukan adalah suatu prestis tersendiri bagi beberapa orang yang menganggap kedudukan adalah segalanya bagi keberlangsungan hidupnya. Tanpa sebuah kedudukan dia akan kehilangan prestis yang dimilikinya, ketika melakukan perbincangan kepada orang lain maka akan ada satu yang dibanggakan dari apa yang dia punya atau dari apa yang dia dapatkan dari orang yang berkedudukan.

Kedudukan terkadang atau bahkan sering kali membahagiakan kita  yang berada pada kedudukan tinggi atau ketika kita mempunyai seseorang yang punya kedudukan. Segala perbincangan yang akan dilakukan seolah menjadi sangat menarik baginya dan selalu menjadi superior diantara orang-orang disekitarnya yang hanya biasa saja.

Mengejar kedudukan tak akan ada habisnya sebab manusia adalah makhluk yang paling serakah yang tak pernah pusa akan apa yang telah diprolehnya. Lambat atau cepat kedudukan menjadi berbeda rasanya jika dia mempunyai saingan yang mempunyai kedudukan yang lebih baik atau kedudukan dia hanya begitu-begitu saja.  Dia akan berusaha mengejar dan mengejar kedudukan yang bisa dia banggakan didepan orang lain.

Beberapa orang yang mengejar tersebut terbuai dengan belaian kedudukan hingga melupakan apa yang menjadi kebutuhan pribadinya apa yang menjadi suara hatinya. Ketika dia menyadari bahwa kedudukan bukan segalanya dia akan berfikir ulang dan berharap dapat kembali kemasa lampau dimana dia melupakan dan meninggalkan beberapa hal yang akan membuat dia bahagia demi mengejar kedudukan.

Satu buah cerita dari teman saya, Sen Lie dia teman saya ketika SMA dulu. Dia serba kecukupan dari keluarga yang mempunyai kedudukan, dia berkata kepadaku, “Apa enaknya punya keluarga begini? Ayah dan ibu hanya sibuk mengurusi  bisnis dan kedudukannya dan mencari uang. Apa uang bisa membuat aku bahagia? Tidak, aku butuh sesuatu yang lebih penting dari itu. Aku lebih baik mempunya keluarga bisa sejahtera namun mempunyai kasih sayang yang penuh kepadaku, bukan sekedar uang belaka”.

Itu adalah salah satu contoh kedudukan tak selamanya membuat kau akan bahagia. Lain halnya dengan temanku yang menikah terpaksa karena orang tuanya. Dia harus menikah dengan seorang lelaki kaya agar mengangkat citra keluarganya. Dia merelakan apa yang menjadi belahan jiwanya pergi, tanpa sempat berkata apa-apa sebelum dia pergi mengikuti kemauan orang tuanya. Setelah berumah tangga selama 2 tahun dan dikaruniai seorang anak mereka bercerai pada saat kedudukan suaminya telah di puncak kejayaan. Apa yang terjadi? Suaminya selingkuh dengan wanita lain yang lebih cantik dari dirinya dan dia diceraikan dengan seorang anak buah perkawinan mereka.

Berbeda lagi dengan Ditto yang sengaja menjalin kekasih dengan seorang yang mempunyai keudukan dengan tujuan untuk memanfaatkan kekasihnya untuk memberikan dia kedudukan yang lebih baik. Dia bertahan dengan segala ketidak cocokannya dengan kekasihnya demi mengejar satu kedudukan yang pasti untuk masa depannya. Beberapa tahun berlalu dia mendapatkan apa yang di inginkan dan mengahkhiri semua ketidak cocokannya dengan kekasih “paksaannya” mencari pengganti yang baik. Memang benar anda memperoleh kedudukan, tapi apa benar kedudukan itu membuat anda bahagia dengan cara demikian?? anda tak membayangkan perasaan orang lain jika demikian.

Itulah bebrapa kisah tentang kedudukan tak menjamin segalanya. Memang benar adanya segalanya membutuhakan uang dan uang diperoleh dari kedudukan seseorang biasanya. Namun, anda bisa memulai dari awal tanpa perlu mengharapkan segalanya terjadi begitu saja tanpa ada proses yang panjang. Yakinlah dengan sebuah proses yang tepat dalam memperoleh kedudukan maka kedudukan itu membahagiakan anda, lebih dari segalanya, tapi jika anda tak dapat menempatkan kedudukan anda dengan baik niscaya penyesalan anda akan lebih besar dari teman saya.

Pesan dari saya, benar kedudukan penting, tapi pentingkanlah proses anda untuk mendapatkannya dengan cara yang pantas. Teliti masak-masak langkah anda mencapainya jangan sampai ada satu, dua, tiga atau bahakan diri anda sendiri yang tersakiti. Setelah demikian tentukan kedudukan seperti apa yang cocok untuk anda.

“Ingat Proses andalah satu hal yang sangat penting dalam mencapai segalanya”



Salam

_-Julian Cholse-_

(Beberapa Kisah diambil dari Karangan fiktif belaka, jika ada kesamaan kisah dan cerita bukan merupakan unsur kesengajaan dalam cerita )

Monday, 11 June 2012

Mahluk Sosial Bukan Berarti Bersosial di Manapun

Julian Cholse


Ilustrasi Ketagihan Berjejaring Sosial



Manusia tak akan dapat hidup sendirian secara layak, layak yang dimaksudkan adalah mempunyai kebahagaiaan, kecukupan dan merasa lengakap dalam dirinya. Oleh karena itu, manusia membutuhkan orang lain untuk mampu hidup dengan layak agar mampu mengatasi permasalahan dan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dewasa ini, perkembangan zaman semakin terasa dalam kehidupan bermasyarakat, salah satudampak perkembangan zaman adalah penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Peranan teknologi begitu banyak terasa dalam kehidupan manusia dewasa ini, hampir semua kegiatan manusia disokong dan dibantu oleh teknologi. Salah satu pengaruh teknologi adalah dalam kaitannya dengan aktivitas sosial masyarakat. Kegiatan bersosial dengan teknologi sekarang ini membuat dunia menjadi tanpa batas, seorang yang berada dibelahan bumi lain menjadi hanya sejarak mata saja ke layar monitor atau ponsel.

Kegiatan sosial dengan teknologi didukung oleh beragam macam alat, sebut saja Facebook, Twitter, Blackberry Messager (BBM), Short Message Service (SMS), Telepon, atau hal lainnya. Akibat teknologi tersebut dampaknya terhadap kegiatan sosial tentunya berdampak banyak, beberapa mengarah kepada keefektifan dan efisiensi dan beberapa lagi mengarah kepada mengarah kepada penggunaan yang salah menjadikannya sebagai alat yang merusak dirinya. Bagimana maksudnya? Bisa anda bayangkan berapa banyak kegunaan Skype atau aplikasi Call Conference lainnya bagi suatu perusahaan? Mereka yang ingin menghadiri rapat kebelahan bumi lain tidak perlu melakukan penerbangan berjam-jam bukankah itu menghemat biaya dan waktu?

Indonesia menjadi salah satu jawara dalam berjejaring sosial, ini dibuktikan dengan posisi Indonesia yang tak pernah lepas dari 3 besar pengguna jejaringan sosia besar dunia sebut saja Facebok, Twitter dan BBM bahkan dalam penggunaan BBM Indonesia menjadi Raja dunia. Sadar atau tidak banyak orang-orang yang telah terperdaya olehnya, anak Sekolah Dasar sekalipun banyak mempunyai akun-akun jajring sosial baik hanya sekedar update status “Lebai, cinta, sharing, pamer” atau mencari teman atau bahkan bermain games yang di tawarkan jejaring sosial tersebut. Lambat laun kebiasaan demikaian akan membuat seorang menjadi kecanduan untuk melakukanya lagi dan lagi hingga melupakan apa yang menjadi focus utamanya. Kecanduan akan hal demikan pasti akan membuat kehidupan sosial anak terganggu, bukan hanya itu perkembangan otak akan terhambat dan akan mempunyai kecendrungan lack dalam berbicara secara langsung kepada orang lain, namun dalam kehidupan maya dialah rajanya.

Dampak jejaring sosial bukan hanya dialami oleh anak-anak dibawah umur saja, bahkan remaja dan dewasa sekalipun banyak yang kecanduan akan hal ini padahal seharusnya mereka sudah tau memilah-milah waktu yang tepat untuk melakukan kegiatan tersebut. Satu buah cerita dari teman saya yang baru saja pulang dari negeri seberang. Dia mengamati pola hidup sosial masyarakat disana, apa yang dia dapatkan adalah kehidupan sosial disana masih terjalin dengan sangat baik. Ketika satu keluarga berkumpul bersama keluarga mereka atau teman mereka maka tak akan ada dering Ponsel, BBM atau sejenisnya tak aka nada browsing, facebookan saat berkumpul bersama. Bandingkan dengan orang-orang disekitar anda, banyak siswa dan mahasiswa menggunakan ponsel, BBM an, Facebookan, Twitteran di kelas , akibatnya ilmu dari kelas Matematika adalah “Duh Ngebete in belajar nya Dosen/Gurunya gajebo, malah kumisnya aneh lg, hikzzz.. :p “ bebar tidak ??

Pegalaman saya pernah sekali bermain bersama teman ke sebuah kafe bersama beberapa teman lainnya, tapi apa yang tgerjadi? Bukannya menikmati  kafe dan suasana kebersamaan bersama teman malah asik dengan dunianya sendiri-sendiri, menciptakan sebuah dunia sosial yang hanya dia dan orang-orang yang berada didalamnya yang tahu. Jujur aku yang berada ditengah mereka merasa risih dan ingin berteriak “untuk apa kalian ke kafe kalau hanya memegang hp?, toh kalian bisa melakukan hal yang sama di tempat lain yang terasa tepat kiranya”. Benar tidak ?

Ada satu pengalaman orang lain yang dia ceritakan kepada saya, begini kiranya gambaranya, istrinya merupakan seorang Ibu Rumah Tangga tulen artinya hanya mengurusi kegiatan rumah tangga saja. Suatu kali dia melihat istrinya sedang menemani anaknya untuk belajar. Kemudian si anak bertanya kepada ibunya “ma, planet apa yang berearna seperti emas?” si ibu hany tertawa dan tersenyum memandangi ponsel ditangannya tanpa mengiraukan pertanyaan anaknya hingga ketiga kalinya si anak mengulang baru si ibu menjawab “kenapa nak? Maaf tadi ibu bales BBM temen mama”. Jika sudah demikian siapa yang dapat disalahkan jika perkembangan anak terhambat? Anda atau posel anda?

Pesan dari saya, memnfaatkan teknologi yang ada untuk menjalin hubungan baik dengan orang lain adalah suatu langkah yang baik tapi anda harus melihat konteks dan situasi untuk melakukan hal tersebut. Pada dasarnya teknologi manapun jika digunakan secara bijak dan tepat guna akan mengarah kepada hal yang positif dan memajukan kehidupan anda. Tetapi ketika anda mulai salah dalam menggunakanya teknologi bisa menjadi malapetaka untuk anda.

“Gunakan jejaringan sosial sesuai konteks, dan tepat guna dan menggunakannya sesuai dengan tatanan etika dalam masyarakat”


Syalom

_-Julian-_

Sunday, 10 June 2012

Ketika Hati dan Perasaan Bertengkar dengan Tindakan dan Ucap

Julian Cholse


Melepas....

Manusia memang benar adanya menjadi satu makhluk mulia di dunia, diciptakan Tuhan dengan akal budi yang lebih disbanding dengan ciptaan lainnya. Oleh karena itulah semua yang ada menjadi berbeda rasanya setiap tindakan dan kelakuan manusia disbanding makhluk lainnya.

Menjalani hidup terkadang membutuhkan perjuangan dan motivasi baik dari diri kita maupun dari orang lain, motivasi kita bisa dapatkan aro orang-orang terdekat kita atau dari satu yang kita punya. Mereka adalah orang-orang yang terpilih yang kiranya cocok untuk melengkapi kehidupan kita sebab benar adanya manusia tak akan lepas dari kegiatan sosialnya.

Hal yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana mendapatkan orang-orang terdekat? Bagaimana mendapatkan satu yang kita punya? Semua kembali kepada keputusan anda sebenarnya. Memilih seperti kriteria anda boleh dilakukan, memilih sesuai kata hati anda untuk satu yang kau punya. Semua keputusan memang benar-benar ditangan anda, tapi bagaimana jika ada godaan menerpa saudara? Ingatlah hanya anda yang dapat memutuskan dan lanya hanya sebagai motivator saja.

Aku punya satu cerita yang kiranya cukup menggambarkan judul diatas. Bermula dari ketidak beranianku mengungkapakan sesuatu, karena aku memang punya ketakutan tersendiri untuk mendekatkan dengan satu yang kita punya. Aku mengenal dirinya telah lama, berulang kali dia telah berganti yang diapunya, aku hanya terdiam dan merenung saja. Beberapa kawanku berkata kau jangan menyerah lawan rasa takut dan beranimu tumbuhakann. Tetap saja aku tak akan bisa melakukan karena memang aku dulu pernah terjerat akan hal yang sama 9 tahun lamanya hanya begitu-begitu saja dan berujung duka kiran-kiranya sebab taka da restu dan semua hanya kisah yang salah.

Mencoba memang bukan hal yang mudah apalagi kau tidak terbiasa dengannya, dengan segala kepas-pasan apalagi membuat seseorang terkadang takut melakukannya, membuat apa yang kita miliki selalu kurang dan membandingkan dengan apa yang orang lain punya. Satu hal yang ingin ku katakana tak selamanya yang kita punya tak berharga dan tak selamanya yang mereka punya lebih dari kita. Ketika kita punya rasa percaya diri yang kuat dan “sex appeal” yang baik punya percaya semuanya akan baik adanya.

Ketika kau tak berani mencoba dan malah mengalihkan satu yang kaupunya menjadi satu yang kau percaya akan sulit rasanya untuk menyelaraskan hati dan perasaan dengan tindakan dan ucapan. Semuanya hanya kebohongan saja agar harapan anda menjadikan dia satu yang kau punya tak pernah ada yang mengetahuinya. Memendam semua perasaan dalam-dalam dan mengedepankan ego yang terlalu tinggi, itulah suatu kesalahan besar dalam diri.

Satu kalimat penutup dari saya, jujur adalah hal tersulit kalau anda tak biasa, dan menyelaraskan hati dan perasaan dengan tindakan dan ucapan juga demikian. Oleh sebab itu, kau membiasakan hal itu dengan perlahan tapi pasti. Sebab kejanggalan dalam dirimu akan terbaca olehnya, kegelisahanmu akan terbaca olehnya. Sepandai-pandainya tupai melompat akan pernah dia terjatuh, karena itu berlaku lah sesuai dengan hati dan perasaan anda. Atau anda akan menyesal seperti saya, menjadikan orang yang kita punya menjadi orang yang kita percaya.



Salam

_-Julian-_

Saturday, 9 June 2012

Lima Belas Jam, Menikmati Keindahan Alam Bersama Teman

Julian Cholse



Gua Maria Tritis - Playen Wonosari
Alam merupakan suatu ciptaan yang paling indah yang diciptakan Tuhan didunia ini, karenanya semua tersa indah didunia ini. Hiruk pikuk dunia perkotaan seakan hilang dan letih lesu hilang ketika melihat alam, apapun jenis pemandangan yang disediakan oleh alam akan terasa begitu nyaman untuk dinikamti oleh panca indra dan seluruh tubuh kita.

Ketika matahari mulai memberanikan diri untuk muncul dari timur, dan ayam mulai berkokok aku terbangun dari tidur singkatku, “Hoaaammm sudah pagi ternyata”. Tidur larut tak pelak membuat aku bangun lama sebab sudah menjadi kebiasaan aku bangun dipagi hari.

Bersiap-siap aku untuk menepati janji bersama temanku untuk melakukan jiarah ketempat bersejarah nan indah “Gua Maria Tritis” yang mereka katakana temapat yang sangat indah karena gua marianya merupakan gua alami yang terbentuk dari kars atau batuan kapur. Melalui perjalanan selama 2 jam dari tempat semula rasanya tak begitu menyakitkan terasa sebab pemandangan alam yang kami lihat benar-benar luar biasa, menjalani temapt tersebut juga membuat kami tersesat untuk melaluinya, tapi tak apalah semuanya baik dan bahagia akhirnya.

Aku terlahir bukan sebagai umat khatolik memang, tapi melihat gua maria alam itu membuat aku tersentuh benar, indah nian, arsitektur bangunan alam memang taka da yang menandinginya… sungguh agung Tuhan,.

Dalam perjalanan, semua indah,, bahkan sensasi jalanan yang berliku, bergelombang dan berbukit membuat kendaraan yang kunaiki serasa Roll Coaster, heeee.. asik, takut, serem tapi seruu,, itulah perjalannanya memacu 80-100 Km/jam menjadi bagian yang paling seru bagiku,, jantung berdesir adrenalin terpacu,,, hahhaha seruuuuu.. kau patut mencobanya teman (ingat dibutuhkan kemampuan khusus dan kekuatan fisik okay)..

Melengkapi perjalanan, kami mencoba  menjalani alam yang lebih indah lagi, “Ke Pantai Indrayanti”… Wakh jika kau tau pantai Indrayanti begitu indah dan bersih dan masih terjaga keindahanya… beradu diombak sambil berpegangan menjadi poin penting memang, sungguh sangat indah.. merasakan dinginnya air laut terasa hangat karena kebersamaan. Semua indah dan baik, sungguh alam menabjukkan.

Apa yang kau rasakan dan apa yang kau ucapkan akan berbeda dengan tindakan yang kau lakukan, itulah gambaran kala itu. Semua hanya berpura tak tau apa yang terjadi tapi mengetahui apa yang menjadi perasaan. Menutupi semuanya dengan pendaman rasa masing-masing, namun hal itu membuat sensasi tersendiri memang.  Kadang keselarasan tindakan , pikiran dan persaan diperlukan tapi untuk sitausi demikian aku rasa tidak, cukup hanya kau dan Tuhan saja yang tau..

Melihat matahari mulai malu bersinar memang suatu pemandangan yang luar biasa di pantai selatan.. warna kemerahanya sungguh sangat memesona semua mata yang melihatnya. Akupun demikian mencoba mencari ilham kala senja dipantai, melakukan pujian syukur dan ucapan syukur kepada Tuhan di sana memang suatu jalan yang sangat bahagia.. sungguh agung ciptaanNya.

Setelah malu dan menghilang matahari kala itu digantikan oleh bulan dan taburan bintang dilangit, seakan lapar yang menerpa telah dkenyangkan oleh alam seharian ini. Keadaan “romantis” membuat perjalanan 15 Jam semakin menarik dan hanya berharap semua akan berulang. Namun, berulang ataupun tidak aku tak akan pernah bisa melupakan satu hal yang membuat hidupku terasa bahagia kala itu, sebab mamang benar adanya bersama orang yang kau sayang akan membuat hidup teraa indah, bersama dia akan menjadi bahagia, dan selamanya adalah sama.

Satu kata penutup, benar memang sekarang kita bersama, tapi untuk membuat itu tetap demikian akan sulit adanya. Banyak hal yang membuat semuanya berubah walau kau berkata tidak sekarang pada akhirnya kau akan berkata ia, kalau kau berkata ia sekarang pada akhirnya kau akan berkata tidak, sebab manusia adalah berubah, alam adalah berubah semuanya berubah kecuali satu perubahan itu sendiri yang tak akan berubah. Karena itu ingatlah, renungkanlah dan berusaha untuk membuatnya berubah kearah yang lebih baik. Sebab teman bukan hanya sebagai pelengkap kala sedih dan senang, juga sebagai bagian dari kehidupan yang harus kau jaga dan kau pelihara.

With Love

_-Julian-_

Thursday, 7 June 2012

Pasangan Posesif, Karir Pun Kandas (True Story)

Julian Cholse



Memiliki pasangan yang perhatian dan protektif di satu sisi membuat kita merasa bahwa ia tak ingin kehilangan kita. Bisa pula diartikan bahwa itu adalah bentuk dari rasa sayangnya. Namun bagaimana sikap yang ditunjukannya itu berlebihan. Sikap seperti ini bisa dikatakan pasangan kita seorang yang posesif. Sepanjang posesif pasangan tidak membuat kita kesal atau tidak nyaman, mungkin masih bisa kita maklumi.

Ilustrasi Posesif
Sikap posesif pasangan yang berlebihan justru bisa mengakibatkan hubungan menjadi tidak harmonis. Apalagi bila posesif yang ditunjukannya membuat kita merasa terkekang, tidak dipercaya dan selalu dicurigai. Apalagi gara-gara sikap posesif pasangan, berujung pada kandasnya karir. Hal ini tentu akan sangat merugikan kedua pihak.

Berikut ini adalah kisah rekan suami saya di kantor. Suami saya bekerja sebagai Credit Officer di sebuah bank ternama. Rekan suami saya, sebut saja Nia, ia bekerja di bagian marketing. Di sebuah bank, hubungan antara marketing dengan para Credit Officer memang tidak bisa dipisahkan. Bila melakukan survey untuk melihat kelayakan nasabah yang akan diberikan kredit, otomatis mereka akan seringkali pergi bersama mengunjungi tempat usaha nasabah.

Suami Nia, Reno ternyata seorang yang over posesif. Ia sebenarnya tahu persis profesi istrinya yang selalu keluar kantor untuk mengunjungi nasabah. Entah mengapa Reno selalu saja curiga bila istrinya pergi keluar kantor bersama rekan kerjanya. Bila HP Nia tidak bisa dihubungi, Reno selalu datang ke kantor untuk mengecek keberadaan Nia. Bukan hanya sekali Reno bersikap seperti itu.

Yang lebih memuakkan adalah saat Reno ke kantor Nia mendapati istrinya tak berada di kantor, Reno langsung marah-marah dengan rekan-rekan Nia yang lain. Otomatis kemarahan Reno membuat geger seisi kantor. Bisa kita bayangkan ada orang lain yang mendadak marah tidak jelas kepada orang di kantor. Sikap posesif Reno sudah sangat keterlaluan mencurigai istrinya sendiri.

Entah apa yang ada di pikiran Reno. Kecurigaannya yang sungguh berlebihan membuat rekan-rekan Nia tidak menyukainya. Reno menanyakan dengan siapa Nia pergi, berapa nomor HP rekan yang pergi bersama Nia. Kemudian Reno menghubungi rekan Nia itu.

Kamis lalu Reno datang ke kantor Nia dengan ulah yang sama. Saat itu suami Reno kembali bertanya dengan siapa Nia pergi. Saat itu Nia memang sedang pergi bersama Ahmad. Reno langsung menghubungi HP Ahmad.

Sesampai di kantor Ahmad menceritakan tentang kegelisahan hati Nia. Nia merasa malu akan sikap posesif suaminya. Ahmad yang merasa dicurigai suami Nia merasa tidak nyaman dengan perlakuan Reno. Saking kesalnya Ahmad berkomentar “keterlaluan banget sih posesif suaminya Nia. Cemburu buta gak jelas. Emangnya gue ngapain sama istrinya. Mending kalo istrinya secantik artis. Masih cantikan juga pacar gue!”

Esok harinya Nia tidak masuk kantor. Menurut informasi dari boss Nia, Nia akan segera mengundurkan diri dari pekerjaannya. Nia menceritakan keinginannya untuk berhenti bekerja sambil sesenggukan menangis. Alasan terbesar Nia berhenti bekerja karena ia merasa sangat malu dengan perlakuan suaminya di kantor. Selain itu, Nia merasa terkekang bila terus menerus menghadapi sifat posesif suaminya yang sudah sangat berlebihan.

Sungguh sangat disayangkan, hanya karena sifat posesif suaminya, Nia harus kehilangan pekerjaannya. Ketakutan dan kekhawatiran Reno bila Nia berselingkuh bila terlalu sering keluar kantor bersama dengan rekan kerjanya. Demi menjaga hati suaminya, dengan berat hati Nia akhirnya memilih mengakhiri karirnya.

Hubungan suami istri seperti Reno dan Nia bisa dikatakan tidak sehat. Hubungan yang sehat ditandai sikap saling menghormati kebebasan pribadi pasangan namun tetap dalam koridor komitmen yang sehat.

Bagaimana hubungan anda dengan pasangan anda? Apakah pasangan anda seringkali menunjukkan sikap mengekang, mencurigai, membatasi ruang gerak anda? Bila itu yang terjadi bisa dipastikan pasangan anda memiliki sifat posesif yang berlebihan.

Dari Times of India, ciri-ciri pasangan yang memiliki sikap posesif antara lain selalu ingin mengetahui keberadaan anda, menghubungi anda berkali-kali, selalu membatasi ruang gerak anda dan selalu mengatur segala urusan anda.

Sikap over posesif tentunya membuat kita merasa tidak nyaman. Justru akan sangat mengganggu. Apalagi bila ia juga mengusik urusan pekerjaan kita di kantor. Bisa sangat dimaklumi kegalauan hati Nia menghadapi suaminya yang overprotective terhadapnya. Mungkin karena suami Nia tak ingin bila istrinya tercinta berdekatan dengan pria lain sekalipun orang itu adalah rekan kerja istrinya.
Perilaku Reno bisa dikatagorikan sebagai sikap posesif yang berbahaya karena ia telah mendominasi, mengontrol pasangan secara berlebihan bahkan mencurigai orang-orang yang berada di sekitar pasangannya.

Dalam artikel “Signs To Look For in an Abusive Personality”, yang ditulis oleh mantan agen FBI, Alan C. Brantley, pasangan yang posesif cenderung selalu mengajukan pertanyaan detil pada pasangannya. Jawaban yang menurutnya tidak memuaskan, akan dengan mudah memicu cemburu buta. Brantley juga mengingatkan bahwa kecemburuan ekstrim dapat memancing pasangan untuk mulai memata-matai anda.

Menurut Brantley, sebagian besar orang yang posesif, merasa rendah diri, karena itu mudah tersinggung atau kesal. Ia juga sangat tidak bisa mendengar kritikan, mudah tersinggung dan amarahnya pun meledak-ledak. Pasangan yang posesif akan mencoba mengalihkan masalah atau menyalahkan orang ke orang lain, termasuk anda.

Kata orang, cemburu itu tandanya sayang. Cemburu itu berarti si dia cinta dan tak ingin kehilangan kita. Tapi bila cemburunya sudah membutakan akal sehat dan mengarah kepada over posesif dan over protective, bukannya kita merasa senang dan bahagia justru akan merasakan sebaliknya, merasa terkekang dan tidak nyaman.

Memiliki pasangan seperti ini sangat dibutuhkan rasa pengertian yang tinggi. Anda bisa membangun komunikasi intensif dengannya. Yakinkah dirinya bahwa hati dan cinta anda hanya untuknya. Ingatkan kembali tujuan komitmen pernikahan anda untuk saling menjaga hubungan dengan sikap dewasa. Hal ini demi agar kedua pihak merasakan kenyamanan menjalani hubungan. Jangan sampai karena sikap posesifnya membatasi ruang gerak anda bahkan menghancurkan karir anda.

By : EllaZulaeha

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Julian Cholse