Showing posts with label AKu. Show all posts
Showing posts with label AKu. Show all posts

Friday, 3 August 2012

Mengejar Cumlaude atau mengejar kelulusan ?

Julian Cholse

Ilustrasi Cumlaude
Apa anda sedang galau menentukan kelulusan anda? Itu hal biasa dalam menentukan pilihan hidup. Mengapa saya mengatakan pilihan hidup? Ketika kamu lulus dengan predikat cumlaude maka akan timbul sendiri perasaan bangga terhadap diri sendiri. Namun hal tersebut tak akan berlaku bagi beberapa orang yang menanggap predikat cumlaude hanyalah capaian yang biasa, asalkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
diatas 3 sudah sangat bagus.

Beberapa hal yang memengaruhi orang yang beranggapan cumlaude adalah keharusan sebagai berikut :
 
     a.       Tantangan awal sebelum menuju dunia kerja adalah mengejar cumlaude, jika cumlaude saja tidak
      tersampaikan bagaimana bisa menghadapi dunia kerja

     b.     Terdapat perasaan gensi baik yang di akibatkan oleh temannya, pacarnya, kakak nya atau hal-hal lain          yang   telah mendapatkan predikat lulus dengan capaian cumlaude.

     c.       Terdapat paksaan dari anggota keluarga (walau biasanya hal ini tidak secara langsung)

Sedangkan beberapa hal yang memengaruhi orang yang beranggapan cumlaude adalah hal biasa sebagai
berikut:

     a.       Perkulihan adalah media pembelajaran untuk menjalani dunia yang sesungguhnya, karena itu cumlaude bukan penentu masa depan nantinya.

    b.       Orang-orang tipe ini pun beranggapan cumlaude tidak akan berguna jika hanya menjadi mahasiswa “Kupu-Kupu” (kuliah pulang).

     c.       Lebih berharga mempunyai IPK 2.75 atau 3 asalkan menjadi mahasiswa Kura-kura (kuliah rapat) yang mempunyai banyak pengalaman untuk dunia kerja.

Jika memerhatikan poin-poin diatas adakalanya benar di satu pihak dan salah dipihak lain dan sebaliknya. Kertika saya yang menganggap cumlaude adalah keharusan namun disatu pihak saya mempunyai kesamaan dengan poin-poin yang diutarakan mereka yang menggangap cumlaude adalah hal biasa, disitulah awal mula kebimbangan anda untuk memilih. Hal yang harus anda lakukan adalah meyakinkan diri anda dengan menanyakan pendapat dari orang-orang yang anda anggap tepat dan menghitung biaya-biaya yang anda keluarkan untuk mengejar cumlaude, kecuali cumlaude anda tidak memerlukan biaya tambahan artinya anda memperoleh cumlaude sesuai dengan waktunya (tidak mengulang matakuliah yang mempunyai nilai jelek akibatnya menambah waktu dan biaya).

Berikut ilustrasi mengejar cumlaude yang menghabiskan ekstra biaya (berdasarkan aturan perkulihaan
di Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta)

Sesuai dengan peraturan yang baru KKN bisa di tempuh dengan syarat lulus 121 SKS dan KKN diadakan 2 x dalam setahun pada akhir semester setiap tahunnya dengan jumlah sks 2. Skripsi tidak bisa mengulang mata kuliah. Wisuda akan diadakan 4 x dalam setahun masing-masing 23 Februari, 1 Juni, 31 Agustus, 24 November.

1) Mr. Julian berada pada semester 6, mempunyai IPK 3.55 dan memiliki 2 nilai C, ia binggung menentukan apakah semester 7 dia akan mengulang 2 matakuliah C nya agar memperoleh predikat cumlaude atau melanjutkan skripsi dengan predikat dengan pujian. Jika ia memilih skripsi pada semester ini, kemungkinan lulus februari sangat dimungkinkan dan wisuda juni, jika dia memutuskan untuk mengulang nilai C nya kemungkinan kecil untuk lulus april dan wisuda juni mungkin juga. Namun kemungkinan besar wisuda Akhir Agustus.

Jika Julian mengejar cumlaude mari kita hitung biaya ekstra yang dikeluarkan demi 2 nilai C nya.
SPP tetap di UAJY (angkatan 09) Rp. 2.200.000,-
SPP variable 6 sks (2 matakuliah yang di ulang masing-masing 3 sks) = Rp660.000,-

Dengan demikian biaya tambahan yang harus dikeluarkan Julian Rp2.860.000,- hal yang fantastis bukan?? Dengan uang demikian bisa memperoleh pelatihan-pelatihan yang notabanenya lebih penting dari hanya sekedar nilai diatas kertas.

2) Ms Cely berada pada semester 6, mempunyai IPK 3.49 dan memiliki 3 nilai C, ia telah mencukupi mengambil KKN semester 7 ia mempunyai sisa matakuliah 15 SKS ditambah dengan 3 nilai C dengan bobot 9 SKS maka total 24 sks. Ia bimbang memilih antara cepat lulus atau cumlaude. Jika ia ingin cepat lulus maka dia harus mengornbankan 1 nilai C nya karena SKS untuk KKN adalah 2 jadi total 15 sks + 6 sks (matakuliah mengulang) + 2 sks (KKN) = 23 SKS. Dengan demikian ia bisa KKN pada Januari 2013 dan bisa wisuda awal Juni (walau kemungkinannya kecil, kemungkinan besar akhir agustus).

Jika ia memilih untuk cumlaude maka ia akan KKN bulan Juli 2013, dan wisuda paling cepat akhir November dan besar kemungkinan wisuda akhir februari, ini bisa saja terjadi karena memang mebuat skripsi tidak mudah.

Mari kita hitung biaya tambahan yang akan ia keluarkan untuk mengejar cumlaude :
SPP tetap di UAJY (angkatan 09) Rp. 2.200.000,-
SPP variable 3 sks (1 matakuliah yang di ulang) = Rp330.000,-
SPP variable 6 sks (melanjutkan skripsi lama jika tidak lulus sampai dengan agustus 2013) =
Rp660.000,-

Jadi total biaya yang harus dikorbankan untuk mengejar cumlaude bagi Cely adalah Rp3.190.000,- angka ini lebih fantastis lagi teman, belum lagi waktu yang anda keluarkan, opportunity cost juga perlu dipertimbangkan masak-masak.

Ingat teman segala sesuatunya ada di tanganmu, apapun keputusanmu pastikan itu adalah keputusan yang terbaik bagimu. Perhatikan ilustrasi IPK berikut :

a. IPK 3.50 – 4.00 dapat melamar 100 % Pekerjaan
b. IPK 3.00 – 3.49 dapat melamar 75 % Pekerjaan
c. IPK 2.50 – 2.95 dapat melamar 50 % Pekerjaan
d. IPK 1.00 – 2.49 mengatat teman melamar pekerjaan.

Mengapa poin D demikian? karena biasaya syarat kelulusan dengan IPK minimum 2.50, namun tentunya hal diatas tidak mutlak benar ingat IPK bukan segalanya. Tantangan kedepan masih banyak yang menanti dirimu teman. Persiapkanlah dirimu dengan sejumlah pengalaman-pengalaman berharga softskill dalam dirimu bukan hanya sekedar hitam diatas kertas yang mengatakan dirimu CUMLAUDE dengan mengorbankan jutaan uang dan waktu untuk memperolehnya.


Salam

Julian--

Saturday, 21 July 2012

Menelisik Kehidupan Percintaan dengan "Circle of Love"

Julian Cholse




Ilustrasi Kehidupan Percintaan dengan lingkaran



Kehidupan percintaan adalah salah satu sisi kehidupan yang paling menarik untuk di jalani. Mengapa demikian? saya juga kurang tahu apa alasannya, tapi yang pasti ketika anda menjalani kehidupan tersebut waktu seakan cepat berlalu tanpa anda menyadarinya. Bersama satu orang yang kau sayang hari-harimu akan terasa indah. Eitss… tapi ada batasanya jika kau mau itu terasa indah untuk selamanya.

Awal menjalin hubungan biasanya kehidupan asmarapun akan menempati posisi yang tertinggi pada puncaknya bahakan kata orang-orang “yang lain ngontrak”, hal ini dirasa wajar karena pada fase ini adalah tahap penyesuaian dan mencari tahu mengenai pasangannya. Seiring berjalannya waktu maka kehidupan pada fase ini akan angsur-angsur berkurang dan  biasanya kembali tambah pada saat-saat tertentu (misalnya mendekati hari valentine, hati ulang tahun, dll).

Kehidupan percintaan juga banyak menjadi polemik bagi beberapa dari mereka yang menjalin hubungan yang kurang sehat misalnya dalam hal pembagian waktu antara kehidupan percintaan dan kehidupan pribadi tak lagi terpisahkan. Hal ini membuat salah satu pihak menjadi tertekan dan orang-orang di sekitar mereka menjadi risih atau bahkan menjauh dari mereka.

Sesuai dengan pembahasan ini saya akan membahas beberapa polemik kehidupan percintaan dengan mengibaratkan lingkaran kehidupan percintaan sebagai berikut :


 1. Circle of Love : In Relationship


Lingkaran ini menunjukkan sisi kehidupan percintaan yang saat berpacaran. Artinya porsi kehidupan percintaan dari seluruh kehidupan hanya menempati posisi 30%. Jadi ketika seorang berpacaran, total dari kehidupannya dengan pacarnya tidak boleh melebihi fase ini dan jika salah satu pihak melangkah lebih jauh maka akan terjadi hubungan yang kurang sehat dalam hubungan tersebut. Dalam kehidupan percintaan dalam status yang masih berpacaran masih banyak batas-batasan yang harus di patuhi dan patut disembunyikan dari pasangan masing-masing. Ingat setiap orang mempunyai “public life, private life and secret life” ketika anda masih dalam posisi berpacaran anda hanya menempatkan diri anda dalam public life pasangan anda dan sedikit private life pasangan anda. Ketika anda melangkah menuju secret life pasangan anda maka pasangan anda akan merasa risih dan merasa di batasi. Satu hal lain yang perlu di ingat adalah public life pasangan anda tidak semuanya menjadi hak anda karena pasangan anda juga memiliki masa depan. Oleh karena anda belum tentu menjadi masa depan pacar anda makan biarkanlah dia bersosialisasi dengan teman-teman, sahabatnya, keluarganya dan menjalin jaringan dengan orang-orang disekitarnya. Ingat dia makhluk sosial “kau batasi,dia kan atasi”.

 2. Circle of Love: Engaged


Lingkaran ini menunjukkan kehidupan percintaan anda saat telah bertunangan. Porsi kehidupan percintaan anda biasanya akan meningkat tajam mencapai 70% dari total kehidupan anda, lingkaran ini juga menunjukkan kehidupan percintaan saat awal mula berpacaran, dan tentunya akan meredup dan harus meredup hingga pada fase lingkaran berpacaran di atas, jika tidak maka akan ada rasa kejenuhan dan adanya pembatasan kehidupan sosial pasangan. Lingkaran ini juga menunjukkan beberapa pasangan yang telah menjalin hubungan lebih dari 1 tahun, ini terjadi karena ada beberapa faktor misalnya salah satu pasangan tidak mempunyai teman, hal ini mengakibatkan pasangan menjadi teman, sahabat sekaligus pacar baginya, faktor lain terjadi hubungan yang tidak sehat seperti seks bebas yang mengakibatkan keduanya telah seperti suami dan istri dll.

Pada fase ini biasanya sepasang kekasih akan memasuki kehidupan private masing-masing pasangannya, namun untuk secret lifeharus tetap pada posisi semula. Kehidupan publik pun otomatis akan semakin berkurang, namun hal ini tidak akan berlangsung lama karena akan ada titik kejenuhan dan kehidupan percintaan pada fase ini berangsur-angsur menurun dan naik kembali ketika memutuskan untuk menuju ke jenjang pernikahan.


 3. Circle of Love : Married


Lingkaran ini menunjukkan kehidupan percintaan saat telah menikah, yakni 90% kehidupan anda adalah untuk pasangan anda. Hal ini tidak akan berlangsung cukup lama, hanya pada awal-awal pernikahan karena bagaimanapun juga anda mempunyai pekerjaan dan kehidupan lainnya. Bisanya akan menurun sampai pada fase 30% atau bahkan 20% bagi mereka yang menikah namun tinggal di beda kota/beda negara. Namun pada fase ini akan bayak pasangan yang masih berpacaran sampai pada fase ini, misalnya tidur berdua dalam satu kamar selama berhari-hari, kumpul kebo, telah menjalin hubungan intim dengan pacarnya. Budaya timur masih menganggap hal-hal tersebut di atas sebagai hal yang tabu, oleh karena itu bagi anda masyarakat timur berpacaranlah sesuai porsinya, ingat lingkaran pertama di atas. Pada fase ini biasanya private life akan semakin kabur porsinya dan secret life sedikit berkurang, untuk public life pada awalnya akan drastis menurun namun berangsur-angsur bertambah namun tidak mencapai pada posisi sebelum menikah (kecuali ada hal-hal khusus seperti menikah namun tinggal pada beda kota/negara).

4. Circle of Love : Possessive

Lingkaran ini menunjukkan kehidupan percintaan yang memiliki pasangan posesif, artinya ia ingin memiliki 100 % kehidupan pasangannya, mulai dari public life, private life, hingga secret life.Bagi anda yang memiliki pasangan demikian anda dapat saja menegurnya dan mengajaknya berbicara. Namun ketika pasangan anda tak mampu membendung perasaannya lagi, ayo tinggalkan saja dia. Ingat kamu adalah makhluk sosial dan kau masih memiliki masa depan yang lebih cerah jika bersama dengan orang lain yang lebih kamu rasa baik. (kamu dapat membaca tulisan saya mengenai pasangan posesif pada postingan sebelumnya disini dan disini)



Friday, 13 July 2012

Renungkan

Julian Cholse

Renungkan
1.     Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali .


2.     Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3.     Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
4.     Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

5.     Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.
6.     Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
7.     Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya tidak sanggup lagi.

8.     Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

9.     Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan kaki.

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti dirimu.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

12. Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih diberikan kehidupan ! Life is a gift , Live it…,Enjoy it…,Celebrate it…& And fulfill it.

13. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu.

14. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan.

15. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan, mereka cantik atau tampan karena anda mencintainya.

16. It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone, but it’s also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives.

Saturday, 23 June 2012

Competitive Advantage, Make it Now !!!

Julian Cholse



Ilustrasu Competitive Advantage

Terkadang menjadi seorang yang telah diberikan banyak kelebihan oleh yang kuasa menjadi kebanggaan tersendiri bagi sebagian besar orang. Namun, bagi anda yang tidak diberi banyak kelebihan oleh Dia, kau dapat membuat suatu hal yang lebih baik dari apa yang mereka punya, tak percaya? Simak cerita ini dan kau buktikan.

Apakah anda pernah berfikir jika diri anda diberikan sesuatu yang kurang adil dari-Nya? Jangan pernah berkecil hati akan itu, sebab jika semua manusia adalah sama maka warna dunia tak akan ada dan kaupun akan bosan menghadapinya. Jadikan hal itu sebagai langkah anda untuk maju dan berjuang membuat diri anda menjadi seorang yang dapat diandalkan dengan belajar keras dan membuat suatu competitive advantage dalam diri anda. Sebaliknya jika anda berfikir diri anda adalah telah lebih dari yang lainnya jangan terlalu berbahagia akan hal demikian karena comparative advantage tak semua membutuhkannya.

Pada dasarnya advantage dapat dibedakan menjadi dua yaitu :
a.      Comparative Advantage
Comparative advantage merupakan suatu keunggulan yang telah ada pada diri kita tanpa memerlukan extra effort atau jika kita harafiahkan kedalam bahasa Indonesia telah ada sejak anda di lahirkan. Sebagai contoh Indonesia mempunyai comparative advantage di bidang sumber daya alam yang kaya, Brad Pitt memiliki ketampanan yang diperoleh udah dari sono-sononya, lain halnya dengan cowok2 dan cewek2 korea yang cantik-cantik tapi hasil oplas, hehhe

b.      Competitive Advantage
Competitive advantage lain lagi ceritanya dengan comparative advantage, keunggulan ini kamu dapatkan jika kamu mampu membuat dirimu memilikinya, alias kita menciptakannya sendiri. Mengapa butuh ini ? sebagaimana anda dan saya ketahui perkembangan zaman yang begitu pesat membuat anda dan saya harus berjuang keras untuk memenangkan persaingan. Seperti yang saya singgung di atas sebelumnya tidak semua orang membutuhkan comparative advantage dari diri anda, karena ketika anda memilikinya dan tak punya competitive advantage maka anda akan tak terpakai. Contoh saja Indonesia yang memiliki begitu banyak sumber daya alam sebagai comparative advantage nya  dimanfaatkan oleh orang asing karena tak memiliki competitive advantage utuk mengoleh sumber alamnya, sungguh malang memang. Lihatlah Singapore apakah dia punya comparative advantage melebihi Indonesia ? saya rasa tidak, mereka memiliki competitive advantage yang kuat.

Satu hal yang menjadi pertanyaan, bagaimana agar kita memiliki competitive advantage ? Anda harus menemukan, mengomunuikasikan, dan membangun.

a.         Find (Menemukan)
Bagaimana caranya ? Temukan jati diri anda terlebih dahulu, coba anda perhatikan beberapa kesukaan anda (hobi), membangun competitive advantage bisa di mulai dengan pengembangan hobi anda menjadi suatu competitive advantage. Cara lain untuk pengembangan competitive advantage bisa juga dengan kecocokan anda pada suatu bidang tertentu, sebagai contoh saya menyukai bidang IT maka saya akan lebih terterik mengembangkan competitive advantage di bidang tersebut. Namun hal ini bukan berarti anda tidak bisa menemukan competitive advantage dengan cara lain. Asal kan ada Niat dan Kemauan (NDK) semua bisa saja dilakukan.

b.        Communicate (Mengomunikasikan)
Setelah anda menentukan pilihan anda, komunikasikan dengan orang terdekat anda apakah hal itu cocok kiranya dengan diri anda. Atau ketika anda bingung untuk menentukan competitive advantage mana yang harus anda kembangkan anda dapat mengomunikasikannya dengan keluarga atau sahabat terdekat anda. Memang jika kita pikir competitive advantage yang kita kembangkan untuk diri kita kelak, tapi ada baiknya mengomunikasikannya dengan orang lain sebab kita tidak luput dari kesalahan dan ingat kita makhluk sosoial. Satu hal yang perlu kamu perhatikan, pendapat mereka tidak perlu semuanya kamu turuti, kamu menyaring konten mana yang kiranya benar dan mana yang salah, mana yang cocok dengan mu dan mana yang tidak.

c.        Build (Membangun/Mengembangkan)
Setelah langkah diatas selesai anda lakukan, langkah terakhir yang harus anda lakukan dan merupakan sebuah poin penting adalah membangunnya. Tanpa membangun competitive advantage yang telah anda putuskan maka hasilnya akan nihil. Misalkan anda seorang sarjana Ekonomi, mempunyai bakat IT dan telah kamu putuskan ingin mengmbangkannya berdasarkan hasil komunikasi dan keputusan anda, langkah selanjutnya andalah membangunnya dengan cara melakukan les pada salah satu bidang IT, mempelajari beberapa software-software dibidang Akuntansi, Manajeman, Statistik dll. Kemampuan anda dalam pengusaan Software tersebut merupakan competitive advantage bagi diri anda. 

Pengembangan competitive advantage sebagaimana yang telah saya sebutkan sebelumnya bukan hanya berdasarkan hobi atau kesukaan anda pada bidang tertentu, bisa saja hal tersebut muncul karena paksakan jaman yang semakin maju. Misalkan pengetahuan akan bahasa ingris yang menjadi mutlak, dan menambahkan bebarapa bahasa internasional lainnya jika anda mampu. Sebab bida dikatakan pengusaan bahasa ingris bukan suatu competitive advantage lagi karena semua orang wajib mengetahui nya.

Bagimana ? Siap mengembangkan competitive advantage anda? semuanya kembali kepada anda. 

Pesan saya "Jika ingin menjadi manusia yang berkualitas, buat diri anda mempunyai satu, dua, tiga atau beberapa hal yang berbeda dari yang lainnya, tentunya berbeda dalam hal competitive advantage dalam diri anda. Ingat jangan terlalu membanggakan comparative advantage anda karena tidak semua orang membutuhkannya"



Salam

_-Julian-_



Monday, 18 June 2012

Sahabat adalah Satu Jiwa dalam Tubuh yang Berbeda

Julian Cholse


Pohon yang menjulang tinggi juga di temani perdu disekelilingnya


Apakah anda punya sahabat ? Jika tidak carilah karena sahabat adalah segalanya, jika ya Periksalah kembali persahabatan yang anda rajut. Apakah masih terbentang disana? Atau anda ingin melupakannya ? Atau anda telah melupakannya jauh sebelum ini. Bekerja keras dan meniti jalan karier bukan berarti memisahkan anda dari persahabatan.

Orang-orang berkata menj
adi pemimpin berteman sepi, selalu sendiri mengerjakan segala sesuatu. Coba anda lihat apakah pohon yang tinggi menjulang sendiri? masih ada perdu yang rendah tumbuh besemak-semak, bahkan pohon yang lain masih ada menemaninya. Demikianlah hidup yang ingin anda miliki bukan ?

Jangan kacaukan karier dengan kehidupan yang semestinya
terjadi. Persahabatan merupakan bagian dari kehidupan anda. Binalah persahabatan, anda akan merasakan betapa kayanya hidup anda, berbagi kesedihan pada sahabat, dapat mengurangi kesediahan. Berbagi kebahagiaan pada sahabat, memperkokoh kebahagiaan.

Orang bijak berkata bahwa sahabat adalah satu jiwa dalam tubuh yang berbeda. Dan sahabat anda yang terdekat adalah keluarga anda. Barangkali, itulah mengapa bersahabat meringankan baban anda, karena di dalam persahabatan tidak ada perhitungan. Ketika persahabatan dalam keluarga menjadi rumit, hubungan percintaan juga rumit, anda dapat berbagi kesedihan kepada teman terdekat yang menjadi sahabat anda, sebab berbagi kesedihan pada sahabat mengurangi kesedihan.

Di sana anda belajar menghindari hal-hal yang tidak anda setujui, dan senantiasa mencari hal-hal yang anda sepakati. Itu juga mengapa persahabatan adalah kekuatan. Sebagaimana kata pepatah, hidup tanpa teman, mati pun sendiri.

Sunday, 17 June 2012

Cinta = Nafsu dan Nafsu ≠ Cinta

Julian Cholse



(Di dalam cinta ada nafsu tetapi di dalam Nafsu belum tentu ada cinta)

Ilustrasi Cinta dan Nafsu
Terjerat dalam ikatan cinta menjadi suatu motivasi tersendiri bagi yang mengalaminya, akan ada sensasi-sensasi tertentu yang membuat hidup akan berasa lebih nikmat untuk dijalani. Oleh karenanya banyak orang yang tertarik menjalani ikatan cinta dengan motif mencari motivasi hidup dari lawan jenisnya, walau memang hal tersebut bukan satu-satunya alasan untuk memiliki satu yang kita cinta. Namun, yang menjadi permasalahannya adalah apakah ikatan yang kita jalin sudah cukup sehat? Apakah cinta yang kita jalani benar-benar dilandasi oleh rasa cinta yang tulus atau ada latar belakang lain yang melandasi nya?

Seiring dengan perkembangan zaman tak pelak, kehidupan percintaan juga semakin kompleks dibuatnya, entah memang benar zaman yang mengubah tatanan percintaan atau memang percintaan itu sendiri yang dibuat rumit para penggunanya, entahlah… satu hal yang menjadi pasti, kompleksitas percintaan membuat motif seseorang mempunyai ikatan cinta menjadi bermacam ragam.

Judul diatas kiranya telah cukup menggambarkan salah satu bentuk ikatan yang dijalanai pasangan kekasih. Pada frase Cinta = Nafsu, ini menandakan bahwa di dalam suatu cinta yang di jalin oleh seorang dengan seorang lainnya dilandasi dengan cinta kasih yang tulus, kemudian atas dasar cinta kasih yang tulus akan timbul nafsu kepada kekasihnya, tentunya nafsu antara kedua belah pihak. Pada frase Nafsu Cinta, permulaan diawali dengan rasa nafsu kemudian akan timbul benih-benih cinta dalam dirinya, kemungkinan besar akan tidak timbul rasa cinta, dan hanya besarnya nafsu yang di tutup-tutup dalam hati untuk mendapatkan apa yang dia mau dari pasangannya.

Pada pola ikatan cinta yang pertama, tentu tidak aka nada masalah untuk menjalani hal demikian karena memang lazimnya menjalin ikatan cinta di dasari atas dasar cinta terlebih dahulu hendaknya tanpa ada unsur-unsur lain termasuk nafsu di dalamnya. Pola ikatan cinta yang kedua yang menjadi masalah, dimana menjalin ikatan dengan mengedepankan beberapa unsur-unsur yang menguntungkan dirinya terlebih dahulu termasuk nafsu didalamnya kemudian mengikutkan unsur cinta dibagian paling belakang, bahkan mungkin tidak terbawa. jika terjadi pola ikatan cinta yang kedua akan besar kemungkinan ikatan tersebut tidak akan berjalan lama dan akan di hiasi dengan ketidakberdayaan salah satu pihak, dan budaya bohong-membohongi antar pasangan akan terbangun berkelanjutan.

Mengartikan nafsu yang dibahas di atas bukan hanya nafsu secara harafiah berkaitan dengan kehidupan biologis (seks) memang hal tersebut biasanya menjadi salah satu faktor besar mengapa ada ikatan cinta. Seorang menjalin ikatan dengan seorang lain hanya karena ingin memanfaatkan kemolekan tubuh seseorang kemudian meninggalkannya setelah mendapatkannya. Hal lain yang termasuk dalam nafsu ialah motif atau tujuan-tujuan tertentu untuk membahagiakan dirinya sendiri, orang lain yang menyuruh dia, atau tanpa paksaan orang lain. Sebagai contoh nafsu untuk mendapatkan harta pasangannya, nafsu untuk mendapatkan harta pasangannya untuk membahagiakan dirinya, atau keluarganya, nafsu untuk membalas dendam terhadap pasangannya (karena mungkin ada dendam tertentu) dan lain sebagainya.

Dengan demikian, akan menjadi sulit rasanya jika ikatan yang dilandasi pertama kali oleh nafsu akan timbul cinta yang tulus, hal itu yang membuat saya mengatakan hal-hal yang dimulai dengan nafsu tidak akan mengandung unsur cinta. Jika pun hal itu mengandung unsur cinta akan kecil kemungkinannyan namun ketika hal dimulai dengan unsur cinta maka akan ada nafsu yang menaunginya contoh kecil, ketika anda menjalin cinta yang tulus dengan si dia akan ada nafsu-nafsu yang mengikuti seperti nafsu ingin memiliki, membina rumah tangga, nafsu ingin membuat masa depan yang cerah, nafsu untuk melindungi dia dan lain sebagainya.

Satu pesan terakhir dari saya, periksa kembali hubungan anda dengan dia apakah dilandasi oleh rasa cinta atau hanya dilandasi atas dasar nafsu belaka. Jika hubungan anda benar dilandasi oleh cinta dan nafsu mengikuti setelahnya maka dapat dikatakan itu cinta yang tulus. Jika ikatan cinta yang anda jalani dimulai dengan nafsu terlebih dahulu, pikir masak-masak dan coba renungkan apa telah ada benih cinta sejati di dalamnya, jika ada buat dia tumbuh hingga memenuhi hati anda, jika tidak segera putuskan langkah selanjutnya yang terbaik buat masa depan anda.

Pada dasarnya semua keputusan tentang hubungan akan dipengaruhi oleh kedua belah pihak saja, jika ada hal-hal lain yang menjadi faktor-faktor pengganggu anggap hal itu sebagai faktor cateris paribus saja, atau anda bisa memasukkan dalam hati dan pikiran anda apa yang mereka katakan cerna baik-baik dan putuskan, sebab anda yang menjalani dengan dia bukan mereka.

Good Luck….




_-Julian-_

Thursday, 7 June 2012

Ingat Kau Mahluk Sosial !!! Kau di Batasi, Kau Atasi !!!

Julian Cholse


Ilustrasi Posesif

Terkadang menjalani hidup tak segampang apa yang kita pernah fikirkan. Banyak ragam kemelut hidup yang tak pernah kita pertimbangakan sebagai variable. Semua hal dianggap sebagai faktor cateris paribus, tapi nyatanya menjadi terbaik bukan harus selalu baik, menjadi jahat atau tak terlalu baik terkadang bisa membuat kita menjadi yang terbaik dalam hidup di era premium ini.

Aku punya satu kisah, kisah kala aku menjadi terbaik dimata satu sementara dimata satu menjadi enemi bagi nya. Aku tak tau mengapa menjadi terbaik bahkan baik selalu ada yang menganggap hal itu tidak baik. Jika memang demikian adanya menjadi baik di kedua sisi mengapa orang mengatakan itu tidak baik? Akan dikatakan manusia pesilat lidah dan menjadi di benci dikedua sisi kelak.

Permulaan berawal karena hanya menjadi penasaran berteman dan karena memang manusia tak akan bisa menjadi berhasil dengan jerihnya sendiri karena itu aku selau bersama satu, dua, tiga orang dekat untuk menjalani hidup, apalagi aku sebatang kara di perantauan.

Untuk menjalin sesuatu yang membuat aku merasa bahagia aku membutuhkan apa yang disebut dengan kekuatan, yang akan kudapatkan kala bersama beberapa orang-orang yang kupercaya. Menceritakan kemelut hidup dalam indahnya suasana hati, menceritakan kemelut hidup dalam kelamnya hati. Semuanya menjadi terbagi dan bahagia menjadi timbul dalam hati.

Mungkin kau pula akan seperti aku, mengahrapkan senyum sapa dan hangat cinta dari sahabat, mengaharpkan beribu bintang yang bertaburan di langit untuk menemani malam-malam mu. Sebab mungkin tanpa itu kehidupan akan hampa. Walau ada mengatakan ketika kau punya satu kau akan bahagia tanpa siapa siapa lagi. Aku bisa berkata lain kali kau akan merasa kesepian ketika kau ada masalah dengan satu yang kau punya. Sakit kepalamu akan kamu tahan sendiri, sakit hatimu akan kamu tanggung sendiri dan semua akan membuat hidup seakan diujung jurang yang akan jatuh kedalam lembah kehidupan yang dalam.

Semuanya terkadang bisa dilakukan oleh kita memang, tapi ketika satu yang kita punya menjadi tak biasa dengan apa yang kita mau, apa yang kita lakukan? Ketika dia berkata tak perlu beribu bintang yang bertaburan dilangit, tak perlu seribu sahabat dengan senyum sapa dan hangat cintanya sebab dia telah ada di sisimu, apa yang kau lakukan? Jika aku demikian, mencoba menjelaskan adalah satu buah langkah yang baik, jika satu cara yang terbaik buntu dibuatnya bagiku senyum dan hangat cinta sahabat serta ribuan bintang di langit akan lebih berharga darinya, sebab aku tak akan tau sampai kapan bunga itu mekar, sampai kapan lampu itu tidak padam dan kehabisan minyak. Atau kalaupun bunga itu  layu apakah dia akan menyiramnya kembali sampai tiba saatnya? Ataukah dia mengisi minyak agar lampu itu tidak padam sampai matahari tiba? Sebab hidupku bukan terikat hanya pada seorang yang membatasai hidup menjadi bagianya seorang tanpa ada sisi lain dihadapanku.

Satu yang akan perlu kamu ingat, menerima seseorang seperti apa dia dan menerima keadaan sebenarnya dia adalah baik, tapi ketika dia tak mampu menjadi yang kau mau, dan dia tak mampu cobalah mencari alternatif lain dalam perjalanan itu. Koreksi apakah permintaanmu kepada dia adalah salah atau dia yang salah kemudian kau menentukan hidupmu setelahnya.

Memiliki itu boleh, tapi bukan berarti kau semena-mena dengan kehidupan pribadinya. Ingat walau kau adalah bagianya keterbukaan memang segalanya, tapi bukan berarti kehidupan pribadinya menjadi urusanmu semua, ada beberapa hal yang kau perlu tau dan beberapa yang kau tak perlu mengetahui itu. Sebab segala sesuatu telah dibuat sebagaimana mestinya.



++_- Julian-_++

Sunday, 3 June 2012

Satu Hari Satu Malam Bagai Mimpi Satu Malam

Julian Cholse


Like A Dream
Malam kala itu tiba begitu lama kurasa, benar entah mengapa aku merasa hari itu adalah hari terlama ku untuk menantikan matahari terbenam dan bulan datang. Kukerjakan dengan seksama apa yang ingin aku kerjakan walau memang ada yang tak sanggup aku kerjakan memang itu benar kesalahanku atau kesalahan sipemberi kerjaan kepadaku aku tak tau.

Hingga waktunya tiba aku merasakan bahwa menghabiskan malam yang kutunggu ternyata hanya sekejab bagai mimpi 10 menit saja, huu sunguh-sunguh. Dalam malam itu kami hanya bercanda dan bercanda melewati apa yang tak akan pernah terlewatkan dalam hidup, semua kemelut hidup kami tinggalkan dan hanya focus akan apa yang akan terjadi. Memang terkadanga aku merasa salah untuk merasakan semuanya mengingat satu orang yang mennatiku disana terbaling lemah. Tapi aku juga butuh recover diriku sejenak.

Like a Dream
Malam terlewatkan dengan hal yang indah yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya, semua berjalan kala malam menerpa. Kami melihat budaya jawa, masudku salah satunya saja, wayang namanya. Satu pengalaman pertama bagiku, yang menjadi aneh aku bukan melihat wayang didepan mataku, aku memandang kea rah jam 2 dari diriku untuk melihat sesosok wanita yang melantunkan sinden yang merdu sampai aku terpana melihatnya. Wooww sungguhh..

Kala aku tak mendengarkan sindenannya lagi kami meninggalkan apa telah kami lihat sebelumnya, aku tak tau mereka meninggalkan pengalaman itu juga atau tidak, tapi bagiku aku cepat melupakan wayang itu tapi tidak buat sindenannya yang merdu.

Kendaraan mulai bergerak menuju tempat yang kami tunggu-tunggu, tempat yang bisa mengisi kekosongan dalam perut dikala pagi buta menjelang. Gudeg ceker namanya yang hanya buka jam 02.00. keadaan disekitarnya bagaikan aktifitas di sore hari kala hilir mudik kendaraan pulang kerja, mengantri makanan bagai mengantri BLT pemerintah. Sungguh mereka tak lagi merasakan cekaman dan tusukan angina pagi dalam tubuh mereka. Kalau aku sudah menyerah dan hanya duduk menanti sajian datang saja.

Kala itu kulihat ada ceker yang sungguh banyak, terbayang dikepala berapa banyak ayam yang menjadi korban ceker ?? hehehe untuk rasa sepertinya tidak perlu diragukan lagi, rasanya lumayan sebab aku orang yg suka asin dan rasa nya manis, bagi mereka mungkin luar bisa rasanya, yang membuat sedikit kecewa harganya yang cukup untuk makan 3 kali anak kost2an. Huuuuuu sungguhhh

Waktu pukul 04.00 waktunya merasakan kelopak mata menutup mata, karena harus kembali melakukan perjalanan di pagi hari, maksudku pukul 9.00 karena jam 04.00 juga pagi teman. Hehhe…  Kami pergi ke kota yang penuh dengan air. Segalanya tentang air ada disana. Sungguh indah dan suasana yang indah benar kalau kau mengalaminya heeee….

Bagai memasukin dunia penuh fantasi bermain air, berseluncur dan berenang, benar-benar satu pengalaman indah di tambag berjemur di terik matahari menambah kehitaman pada kulitku yang sudah hitam memang. Tapi semuanya sungguh bagus, sebagus satu tempat modern yang kami jalani, banyak pernak pernik kehidupan modern, peralatan modern, makanan modern yang menutup perjalanan tradisonal ke kota Solo.

Hingga  pada pukul 21.30 semuanya berakhir. Selama satu hari satu malam bagai mimpi satu malam.



Thx My Friend


With Love

Julian Cholse

Saturday, 19 May 2012

Perjuangan Hidup Demi Keutuhan Keluarga

Julian Cholse




Kehidupan
Hidup adalah sebuah  pilihan, hendaknya itulah yang dikatakan orang-orang. Tapi bagiku bukan ! Setiap orang telah ditentukan oleh Tuhan kemana dia akan berujung dan kemana dia akan berarah. Jika hidup adalah pilihan aku akan memilih untuk tak hidup seperti ini dan menjadi seperti mereka, mereka yang bahagia dengan segala yang mereka punya. Jika hidup adalah pilihan aku akan memilih untuk mempunyai apa yang aku mau. Jika hidup adalah pilihan aku akan memilih kembali kemasa lalu dan memperbaiki segalanya. Jika hidup adalah pilihan aku akan meminta Ibu ku tak menderita menunggu diriku genap dan mempunyai gelar seperti kakak-kakak ku. Sebuah hidup adalah anugrah dari Tuhan yang harus kita jaga dan pilihan adalah untuk hal yang baik dan buruk dalam menjalani hidup, buka hidup yang menjadi sebuah pilihan. Kau tau maksudku ? ku harap begitu

Dalam setiap kehidupan akan selalu ada yang kurang, lebih, dan memotivasi hidup untuk bertahan lebih lama. Poin terakhir aku tak pernah menyangka ternyata bisa. Aku merasakan sejak aku kecil hingga sekarang keajaiban Tuhan nyata dalam kehidupan ku walau tak seperti apa yang kuharapkan. Satu orang yang sangat kukasihi di dunia ini berjuang melawan penyakit ganas dalam dirinya dan berjuang hingga kini untuk menanti setiap anaknya genap dan mempunyai hidup yang tetap.
Terkadang akupun sampai tak percaya dia mampu bertahan sampai sekarang dan berjuang melawan Kanker Hati yang membayang bayangi nya.

“Setelah tidak mampu lagi untuk menahan sakit penyakit dia pun melukan operasi pengangkatan separuh hati di Penang, Malaysia dan hal tersebut hanya bertahan selama 1 tahun hingga akhirnya terulang kembali. Sisa hatinya kembali diserang kanker dan harus menjalani Kemoterapi dengan meminum obat kemotgerapi 2 kali sehari seharga 500rb. Yang merupakan suatu harga fantastis bagi kondisi keluargaku yang kekurangan, belum lagi ditambah uang kuliahku sekitar 15 juta pertahun dan uang makan dan kost ku 16 juta pertahun. Untungnya aku punya keluarga yang baik, yang meminjamkan uangnya kepada kami tanpa Bungan dan mencicil membayarnya setiap bulan. Setidaknya itulah rutinitas kami selama aku kecil. Kali ini bahkan harus mengorbankan menjual sebuah kebun untuk menafkahi kebutuhan keluarga yang mencapai 45juta perbulan. Memang sungguh ironis dan aku menjadi tak tenang dengan kuliahku karena dibayang-bayangi oleh permintaan kedua orang tuaku untuk cepat-cepat lulus kuliah. Memang kuliahku harusnya bisa lulus bulan januari, namun karena pergantian sistem KKN kuliahku harus lulus paling cepat April atau sekitar 3 tahun dan 8 bulan meluluskan S1.”

Yah itulah perjuangan teman, orang-orang yang kukasihi selalu berjuang menghadapi kenyataan hidup. Aku tak tahu bagaimana akhir cerita ini. Dan aku tak tahu apakah aku mampu menyelesaikan kuliahku sebab dana kuliah yang begitu mahal, dan aku tak tahu apakah impian mamaku untuk melihat aku genap dan mempunyai gelar akan tercapai sebab untuk menggapai itu membutuhkan dana yang tak sedikit. Setidaknya aku bersyukur kepada Tuhan bahwa aku mempunyai keluarga yang indah, sebab banyak diantara yang lain tak seindah keluargaku

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Julian Cholse