Thursday, 7 June 2012

Ingat Kau Mahluk Sosial !!! Kau di Batasi, Kau Atasi !!!

Julian Cholse


Ilustrasi Posesif

Terkadang menjalani hidup tak segampang apa yang kita pernah fikirkan. Banyak ragam kemelut hidup yang tak pernah kita pertimbangakan sebagai variable. Semua hal dianggap sebagai faktor cateris paribus, tapi nyatanya menjadi terbaik bukan harus selalu baik, menjadi jahat atau tak terlalu baik terkadang bisa membuat kita menjadi yang terbaik dalam hidup di era premium ini.

Aku punya satu kisah, kisah kala aku menjadi terbaik dimata satu sementara dimata satu menjadi enemi bagi nya. Aku tak tau mengapa menjadi terbaik bahkan baik selalu ada yang menganggap hal itu tidak baik. Jika memang demikian adanya menjadi baik di kedua sisi mengapa orang mengatakan itu tidak baik? Akan dikatakan manusia pesilat lidah dan menjadi di benci dikedua sisi kelak.

Permulaan berawal karena hanya menjadi penasaran berteman dan karena memang manusia tak akan bisa menjadi berhasil dengan jerihnya sendiri karena itu aku selau bersama satu, dua, tiga orang dekat untuk menjalani hidup, apalagi aku sebatang kara di perantauan.

Untuk menjalin sesuatu yang membuat aku merasa bahagia aku membutuhkan apa yang disebut dengan kekuatan, yang akan kudapatkan kala bersama beberapa orang-orang yang kupercaya. Menceritakan kemelut hidup dalam indahnya suasana hati, menceritakan kemelut hidup dalam kelamnya hati. Semuanya menjadi terbagi dan bahagia menjadi timbul dalam hati.

Mungkin kau pula akan seperti aku, mengahrapkan senyum sapa dan hangat cinta dari sahabat, mengaharpkan beribu bintang yang bertaburan di langit untuk menemani malam-malam mu. Sebab mungkin tanpa itu kehidupan akan hampa. Walau ada mengatakan ketika kau punya satu kau akan bahagia tanpa siapa siapa lagi. Aku bisa berkata lain kali kau akan merasa kesepian ketika kau ada masalah dengan satu yang kau punya. Sakit kepalamu akan kamu tahan sendiri, sakit hatimu akan kamu tanggung sendiri dan semua akan membuat hidup seakan diujung jurang yang akan jatuh kedalam lembah kehidupan yang dalam.

Semuanya terkadang bisa dilakukan oleh kita memang, tapi ketika satu yang kita punya menjadi tak biasa dengan apa yang kita mau, apa yang kita lakukan? Ketika dia berkata tak perlu beribu bintang yang bertaburan dilangit, tak perlu seribu sahabat dengan senyum sapa dan hangat cintanya sebab dia telah ada di sisimu, apa yang kau lakukan? Jika aku demikian, mencoba menjelaskan adalah satu buah langkah yang baik, jika satu cara yang terbaik buntu dibuatnya bagiku senyum dan hangat cinta sahabat serta ribuan bintang di langit akan lebih berharga darinya, sebab aku tak akan tau sampai kapan bunga itu mekar, sampai kapan lampu itu tidak padam dan kehabisan minyak. Atau kalaupun bunga itu  layu apakah dia akan menyiramnya kembali sampai tiba saatnya? Ataukah dia mengisi minyak agar lampu itu tidak padam sampai matahari tiba? Sebab hidupku bukan terikat hanya pada seorang yang membatasai hidup menjadi bagianya seorang tanpa ada sisi lain dihadapanku.

Satu yang akan perlu kamu ingat, menerima seseorang seperti apa dia dan menerima keadaan sebenarnya dia adalah baik, tapi ketika dia tak mampu menjadi yang kau mau, dan dia tak mampu cobalah mencari alternatif lain dalam perjalanan itu. Koreksi apakah permintaanmu kepada dia adalah salah atau dia yang salah kemudian kau menentukan hidupmu setelahnya.

Memiliki itu boleh, tapi bukan berarti kau semena-mena dengan kehidupan pribadinya. Ingat walau kau adalah bagianya keterbukaan memang segalanya, tapi bukan berarti kehidupan pribadinya menjadi urusanmu semua, ada beberapa hal yang kau perlu tau dan beberapa yang kau tak perlu mengetahui itu. Sebab segala sesuatu telah dibuat sebagaimana mestinya.



++_- Julian-_++

Sunday, 3 June 2012

Satu Hari Satu Malam Bagai Mimpi Satu Malam

Julian Cholse


Like A Dream
Malam kala itu tiba begitu lama kurasa, benar entah mengapa aku merasa hari itu adalah hari terlama ku untuk menantikan matahari terbenam dan bulan datang. Kukerjakan dengan seksama apa yang ingin aku kerjakan walau memang ada yang tak sanggup aku kerjakan memang itu benar kesalahanku atau kesalahan sipemberi kerjaan kepadaku aku tak tau.

Hingga waktunya tiba aku merasakan bahwa menghabiskan malam yang kutunggu ternyata hanya sekejab bagai mimpi 10 menit saja, huu sunguh-sunguh. Dalam malam itu kami hanya bercanda dan bercanda melewati apa yang tak akan pernah terlewatkan dalam hidup, semua kemelut hidup kami tinggalkan dan hanya focus akan apa yang akan terjadi. Memang terkadanga aku merasa salah untuk merasakan semuanya mengingat satu orang yang mennatiku disana terbaling lemah. Tapi aku juga butuh recover diriku sejenak.

Like a Dream
Malam terlewatkan dengan hal yang indah yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya, semua berjalan kala malam menerpa. Kami melihat budaya jawa, masudku salah satunya saja, wayang namanya. Satu pengalaman pertama bagiku, yang menjadi aneh aku bukan melihat wayang didepan mataku, aku memandang kea rah jam 2 dari diriku untuk melihat sesosok wanita yang melantunkan sinden yang merdu sampai aku terpana melihatnya. Wooww sungguhh..

Kala aku tak mendengarkan sindenannya lagi kami meninggalkan apa telah kami lihat sebelumnya, aku tak tau mereka meninggalkan pengalaman itu juga atau tidak, tapi bagiku aku cepat melupakan wayang itu tapi tidak buat sindenannya yang merdu.

Kendaraan mulai bergerak menuju tempat yang kami tunggu-tunggu, tempat yang bisa mengisi kekosongan dalam perut dikala pagi buta menjelang. Gudeg ceker namanya yang hanya buka jam 02.00. keadaan disekitarnya bagaikan aktifitas di sore hari kala hilir mudik kendaraan pulang kerja, mengantri makanan bagai mengantri BLT pemerintah. Sungguh mereka tak lagi merasakan cekaman dan tusukan angina pagi dalam tubuh mereka. Kalau aku sudah menyerah dan hanya duduk menanti sajian datang saja.

Kala itu kulihat ada ceker yang sungguh banyak, terbayang dikepala berapa banyak ayam yang menjadi korban ceker ?? hehehe untuk rasa sepertinya tidak perlu diragukan lagi, rasanya lumayan sebab aku orang yg suka asin dan rasa nya manis, bagi mereka mungkin luar bisa rasanya, yang membuat sedikit kecewa harganya yang cukup untuk makan 3 kali anak kost2an. Huuuuuu sungguhhh

Waktu pukul 04.00 waktunya merasakan kelopak mata menutup mata, karena harus kembali melakukan perjalanan di pagi hari, maksudku pukul 9.00 karena jam 04.00 juga pagi teman. Hehhe…  Kami pergi ke kota yang penuh dengan air. Segalanya tentang air ada disana. Sungguh indah dan suasana yang indah benar kalau kau mengalaminya heeee….

Bagai memasukin dunia penuh fantasi bermain air, berseluncur dan berenang, benar-benar satu pengalaman indah di tambag berjemur di terik matahari menambah kehitaman pada kulitku yang sudah hitam memang. Tapi semuanya sungguh bagus, sebagus satu tempat modern yang kami jalani, banyak pernak pernik kehidupan modern, peralatan modern, makanan modern yang menutup perjalanan tradisonal ke kota Solo.

Hingga  pada pukul 21.30 semuanya berakhir. Selama satu hari satu malam bagai mimpi satu malam.



Thx My Friend


With Love

Julian Cholse

Monday, 28 May 2012

Organisasi Nirlaba di Indonesia : Penerapan Akuntansi, Pelaporan, dan Pertanggungjawaban kepada Publik

Julian Cholse


Organisasi Nirlaba di Indonesia : Penerapan Akuntansi, Pelaporan, dan Pertanggungjawaban kepada Publik
Oleh : Julianto – 17862 Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Ilustrasi Organisasi Nirlaba
Sebagaimana kita ketahui bersama organisasi nirlaba memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan organisasi yang berorientasi kepada profit yang sering juga disebut sebagai organisasi bisnis. Organisasi nirlaba dalam menjalankan kegiatannya tidak semata-mata di pengaruhi oleh profit (biasanya menggunakan istilah selisih lebih) dan jika hal tersebut terjadi selisih lebih tersebut akan digunakan untuk stakeholder atau kepentingan publik.

Di dalam organisasi nirlaba kepemilikan tidak seperti pada kepemilikan pada organisasi bisnis, artinya bahwa kepemilikan dalam organisasi nirlaba tidak dapat dijual dialihkan, atau ditebus kembali dan dana sumber daya organisasi nirlaba biasanya berasal dari sumbangan para donatur tanpa mengharapkan adanya pengembalian atas donasi yang mereka berikan. Walaupun donatur tidak mengharapkan adanya pengembalian atas sumbangan mereka, mereka tetap menginginkan pelaporan, dan pertanggung jawaban atas dana yang mereka berikan. Para donatur ingin tahu bagaimana dana yang mereka berikan dikelola dengan baik dan dipergunakan untuk kepentingan publik buka untuk di gelapkan.

Akhir-akhir ini sering kita mendengar isi-isu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM / Non Government Organization) digunakan sebagai kedok bagi sejumlah orang untuk meraup keuntungan pribadi. Mungkin anda pernah menerima amplop atau kotak di bus umum yang mengatas namakan panti asuhan tertentu namun setelah ditelusuri keberadaan panti tersebut tidak jelas, hal tersebut merupakan salah satu contohnya. Sebagai satu contoh konkrit yang terungkap sekitar September 2011, kasus Panti Sosial Tresna Wedha di Pare-pare Sulawesi dan menjadi headline di berbagai media selama lebih dari tiga hari. Betapa mirisnya para penghuni disuguhi makanan basi oleh pengelola panti. Tak cukup sampai disitu dikabarkan pula bahwa tempat huni yang tidak layak tinggal bahkan redaksi yang mengabarkan mengatakan lebih nyaman di penjara daripada di panti sosial tersebut yang notabane nya adalah organisasi nirlaba. Atas beberapa kasus dan ilustrasi yang telah disebutkan di atas dirasa perlu dan hal tersebut merupakan suatu alasan mengapa laporan keuangan menjadi penting.

Menyusun laporan keuangan memang bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan apalagi memang untuk diterpakan pada organisasi nirlaba yang mempunyai scope yang kecil dan biasanya sumberdayanya kurang. Namun, hal tersebut bukan menjadi alasan karena organisasi nirlaba dapat membuat laporan keuangan sederhana tanpa harus mengacu kepada standar pelaporan keuangan entitas nirlaba sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 45 (PSAK 45). Harapannya dengan melakukan penyusunan laporan keuangan tersebut dapat memberikan informasi kepada regulator, donatur dan pertanggungjawaban kepada publik.

Berdasarkan PSAK 45 laporan keuangan entitas nirlaba meliputi laporan posisi keuangan pada akhir periode pelaporan, laporan aktivitas serta laporan arus kas untuk satu periode pelaporan, dan catatan atas laporan keuangan.  Walau pelaporan akuntansi mengenai entitas nirlaba telah jelas diatur dalam PSAK 45 tetap saja masih banyak organisasi nirlaba di Indonesia yang belum sanggup untuk melaksanakannya. Seperti yang telah disebutkan di atas, keterbatasan sumber daya dan organisasi yang scope nya kecil menjadi salah satu faktor yang membuat pelaksanaan PSAK 45 belum banyak diterapkan.

Beberapa organisasi nirlaba telah mampu menerapkan PSAK 45 baik full mengacu pada PSAK 45 atau yang tidak hanya mengacu kepada PSAK 45 saja, beberapa organisasi nirlaba menggunakan pedoman tambahan hal ini mengingat organisasi nirlaba mempunyai karakteristik sendiri seperti Keuskupan Agung Semarang yang mempunyai Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan dan Akuntansi Paroki, Partai Politik dan Rumah Sakit yang juga mempunya pedoman tersendiri juga. Terdapat pula beberapa organisasi nirlaba yang telah menjalankan fungsi auditor independen dan menggunakan basis akrual dan mereka mem-publish laporan tersebut kedalam web masing-masing.

Sebagaimana yang telah penulis katakan sebelumnya organisasi nirlaba masih banyak yang belum menjalankan fungsi akuntabilitasnya dengan baik dan benar karena memang hal tersebut cukup sulit untuk dilakukan. Sebagai ilustrasi pemilik panti asuhan membeli peralatan panti asuhan, perlengkapan dan hal lain berkaitan dengan panti, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana memastikan antara kebutuhan perlengkapan, peralatan, listrik dan hal lainnya yang berkaitan dengan panti asuhan tidak digunakan dengan pemilik untuk kebutuhan pribadinya? Bukankah seharusnya dalam akuntansi hal tersebut seharusnya di bedakan?. Tentu kasus –kasus demikian akan sulit diatasi.

Sadar atau tidak sering kali kita berhadapan dengan organisai nirlaba, dan perkembangannya juga cukup pesat di Indonesia terutama di bidang keagamaan dan pendidikan. Gereja-gereja baru berdiri, lembaga infaq yang semakin menjamur dan meningkat pesatnya jumlah sekolah dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Perkembangan tersebut terjadi karena kebutuhan masyarakat akan organisasi nirlaba berkembang pesat. Melalui perkembangan tersebut dan kemudahan akses informasi membuat publik sadar bagaimana organisasi nirlaba melakukan pengelolaan keuangan, bagaimana pemerintah sebagai regulator mengawasi kegiatan organisasi nirlaba. Memang pada akhirnya semua hal tersebut akan bertumpu pada masyarakat bagaimana untuk menyikapi hal tersebut dan melakukan aksi tentunya.






Opini  ini termuat dalam Kompasiana (http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2012/05/28/organisasi-nirlaba-di-indonesia-penerapan-akuntansi-pelaporan-dan-pertanggungjawaban-kepada-publik/)

Saturday, 19 May 2012

Perjuangan Hidup Demi Keutuhan Keluarga

Julian Cholse




Kehidupan
Hidup adalah sebuah  pilihan, hendaknya itulah yang dikatakan orang-orang. Tapi bagiku bukan ! Setiap orang telah ditentukan oleh Tuhan kemana dia akan berujung dan kemana dia akan berarah. Jika hidup adalah pilihan aku akan memilih untuk tak hidup seperti ini dan menjadi seperti mereka, mereka yang bahagia dengan segala yang mereka punya. Jika hidup adalah pilihan aku akan memilih untuk mempunyai apa yang aku mau. Jika hidup adalah pilihan aku akan memilih kembali kemasa lalu dan memperbaiki segalanya. Jika hidup adalah pilihan aku akan meminta Ibu ku tak menderita menunggu diriku genap dan mempunyai gelar seperti kakak-kakak ku. Sebuah hidup adalah anugrah dari Tuhan yang harus kita jaga dan pilihan adalah untuk hal yang baik dan buruk dalam menjalani hidup, buka hidup yang menjadi sebuah pilihan. Kau tau maksudku ? ku harap begitu

Dalam setiap kehidupan akan selalu ada yang kurang, lebih, dan memotivasi hidup untuk bertahan lebih lama. Poin terakhir aku tak pernah menyangka ternyata bisa. Aku merasakan sejak aku kecil hingga sekarang keajaiban Tuhan nyata dalam kehidupan ku walau tak seperti apa yang kuharapkan. Satu orang yang sangat kukasihi di dunia ini berjuang melawan penyakit ganas dalam dirinya dan berjuang hingga kini untuk menanti setiap anaknya genap dan mempunyai hidup yang tetap.
Terkadang akupun sampai tak percaya dia mampu bertahan sampai sekarang dan berjuang melawan Kanker Hati yang membayang bayangi nya.

“Setelah tidak mampu lagi untuk menahan sakit penyakit dia pun melukan operasi pengangkatan separuh hati di Penang, Malaysia dan hal tersebut hanya bertahan selama 1 tahun hingga akhirnya terulang kembali. Sisa hatinya kembali diserang kanker dan harus menjalani Kemoterapi dengan meminum obat kemotgerapi 2 kali sehari seharga 500rb. Yang merupakan suatu harga fantastis bagi kondisi keluargaku yang kekurangan, belum lagi ditambah uang kuliahku sekitar 15 juta pertahun dan uang makan dan kost ku 16 juta pertahun. Untungnya aku punya keluarga yang baik, yang meminjamkan uangnya kepada kami tanpa Bungan dan mencicil membayarnya setiap bulan. Setidaknya itulah rutinitas kami selama aku kecil. Kali ini bahkan harus mengorbankan menjual sebuah kebun untuk menafkahi kebutuhan keluarga yang mencapai 45juta perbulan. Memang sungguh ironis dan aku menjadi tak tenang dengan kuliahku karena dibayang-bayangi oleh permintaan kedua orang tuaku untuk cepat-cepat lulus kuliah. Memang kuliahku harusnya bisa lulus bulan januari, namun karena pergantian sistem KKN kuliahku harus lulus paling cepat April atau sekitar 3 tahun dan 8 bulan meluluskan S1.”

Yah itulah perjuangan teman, orang-orang yang kukasihi selalu berjuang menghadapi kenyataan hidup. Aku tak tahu bagaimana akhir cerita ini. Dan aku tak tahu apakah aku mampu menyelesaikan kuliahku sebab dana kuliah yang begitu mahal, dan aku tak tahu apakah impian mamaku untuk melihat aku genap dan mempunyai gelar akan tercapai sebab untuk menggapai itu membutuhkan dana yang tak sedikit. Setidaknya aku bersyukur kepada Tuhan bahwa aku mempunyai keluarga yang indah, sebab banyak diantara yang lain tak seindah keluargaku

Friday, 11 May 2012

Advance Accounting II - Consolidated Balance Sheet Intercompany Inventory Transactions

Julian Cholse






Course             : Advance Accounting II
Lecture             : Totok Budi Santoso
Topic               :  Advance Accounting II - Consolidated Balance Sheet Intercompany Inventory Transactions (AKL II- Neraca Konsolidasian Transaksi Persediaan)

Download        : Available here (Just Skip The add from Linkbucks and Adf.ly, see the top right to skip the add)

If you have any question please click here or leave comment bellow



Pengumuman Lolos Tahap I Beasiswa Astra 1st 2012

Julian Cholse


Poster Astra 1st
Berikut ini adalah list peserta yang masuk dalam tahap 1  Beasiswa Astra. Untuk selanjutnya bagi kalian yg lolos akan dihubungi via email & telp dari pihak Astra. Total yg lolos tahap 1 ini sebanyak 811 orang. Good luck teman-teman. 


Silahkan Lihat List di bawah ini.

Klik Untuk melihat  1-100 Abjad A
Klik Untuk melihat  101-200 Abjad A, B, C, D
Klik Untuk melihat  201-300 Abjad D, E, F
Klik Untuk melihat  301-400 Abjad G, H, I, J
Klik Untuk melihat  401-500 Abjad J, K, L, M
Klik Untuk melihat  501-600 Abjad M, N, O
Klik Untuk melihat  601-700 Abjad P, Q, R, S
Klik Untuk melihat  701-800 Abjad S, T, U, V, W, X, Y
Klik Untuk melihat  801-811 Abjad Y, Z




Salam

Julian Cholse

Monday, 7 May 2012

Intercompany Inventory Transactions (Transaksi Persediaan)

Julian Cholse




Course             : Advance Accounting II
Lecture             : Totok Budi Santoso
Topic               :  Intercompany Inventory Transactions (Transaksi Persediaan)

Download        : Available here (Just Skip The add from Linkbucks and Adf.ly, see the top right to skip the add)

If you have any question please click here or leave comment bellow.


Salam



Julian Cholse

Organisasi Publik menjadi Privat? Organisasi Privat menjadi Publik?

Julian Cholse



Mata kuliah : Akuntansi Sektor Publik
Judul :  Organisasi Publik menjadi Privat? Organisasi Privat menjadi Publik? ( Makalah /Artikel Privatisasi Sektor Publik dan Program CSR Perusahaan)


Download : Klik






Salam



Julian Cholse

Friday, 4 May 2012

Resensi Film: The Avengers

Julian Cholse



Wakh, sudah di nanti-nantikan penayangan film ini, akhirnya ane bakal nonton juga (walau belum pasti kapan) Berikut Reviewnya dari web seberang.

Poster film The Avengers
The Avengers benar-benar film yang mengaduk-aduk rasa. Dimulai dari sebuah pernyataan bagus di awal film “The humans, what can they do but burn?” dari makhluk luar dimensi yang mengincar The Tesseract sebuah kubus biru dengan tenaga tak terbatas yang ditemukan dalam evakuasi Captain America puluhan tahun silam. Loki, yang terbuang dari Ansgard karena katanya dikhianati melihat benda itu sebagai sarana bagus untuk mengorbankan bumi. Kaitannya sih sama saudaranya Thor yang memang bersikap ‘melindungi’ bumi.

Dengan banyak tokoh, maka perlu plot yang bagus untuk menata kemunculan tokoh demi tokoh dan Joss Whedon dengan baik melaksanakannya. Awalnya tentu Fury (Samuel L. Jackson) sebagai pemimpin projek dimunculkan lalu ada Hawkeye alias Agen Barton (Jeremy Renner) dan kemudian lagi ada Loki (Tom Hiddleston). Semuanya bermuara pada hilangnya si kubus biru, diambil sama Loki. 
Dan tidak cuma itu, Loki juga mengambil dua orang terbaik di S.H.I.E.L.D dengan tongkatnya.

Nah, dalam upaya merebut kembali sumber energi tidak terbatas itu mulai dimunculkan satu-satu. Panggilan terhadap Natasha Romanoff alias Black Widow yang diperankan si cantik Scarlett Johansson, dilanjutkan dengan memanggil kembali jago lama Captain America (Chris Evans). Lalu Natasha juga berhasil membajak Dr. Bruce Banner (Mark Ruffalo) untuk membantu. Orang yang baru nonton serial Marvel, pada awalnya nggak akan tahu kalau tokoh ini adalah Hulk karena di awal memang tidak dimunculkan. Mereka lalu dikumpulkan di tempat yang canggih. Oh, lupa, ada juga si Iron Man alias Tony Stark (Robert Downey Jr).

Nah, kisah sebenarnya dimulai ketika Loki tampil beraksi jahat di Jerman dan dengan kata-kata bijak ala pemimpin yang bilang kebebasan hanya bayangan semu manusia saja. Disitulah kemudian muncul Captain America dan dari situ juga Loki ditangkap.
Ini mulai aneh ketika Loki mau-mau saja ditangkap. Bahkan Captain America alias Steve Rogers berdialog dengan Tony Stark, kenapa rocker ini mau-mau saja ditangkap. Ini bagian dari dialog-dialog di film ini yang bisa mengundang senyum.

Dalam posisi ini muncullah Thor (Chris Hemsworth). Konflik dipermainkan dengan pintar oleh sutradara ketika Iron Man menyerang Thor yang datang dari dimensi lain itu. Pertentangan karena Iron Man menganggap Thor mencuri tahanannya. Nah, berbagai efek pertarungan juga dibalut apik disini, termasuk keterlibatan Captain America.

Loki kemudian di bawa ke S.H.I.E.L.D dan ditaruh di kamar Hulk. Natasha lalu interview ke Loki dan akhirnya menemukan bahwa maksud Loki mau ditahan adalah hendak membangkitkan Hulk. Kebeneran pada saat yang sama, ada motif yang terungkap oleh masing-masing jagoan. Baik Steve, Stark, Bruce, Thor, dan lainnya menangkap motif lain dari kubus biru itu. Pertentangan antar tokoh yang sejatinya satu kubu ini juga dibalut apik. Jadi jelas, bahwa film ini tidak semata-mata mengutamakan efek layaknya Battleship, tapi plot juga dijalin menarik. Termasuk ketika pertentangan itu akhirnya gagal membuat Bruce tidak marah. Hulk yang tidak dapat dikendalikan akhirnya muncul.
Fury tidak digambarkan sebagai sejati hitam-putih, tapi abu-abu. Disinilah Samuel L. Jackson bisa menampilkan karakter yang menarik. Mulai dari tipu menipu misi, hingga berkeras dengan direktur misi.

Hawkeye sempat menelusup masuk dan menghancurkan beberapa bagian di markas S.H.I.E.L.D namun kemudian pertemuan dengan Natasha bisa membuatnya sadar kembali, tentu lewat pertarungan keras.

Dalam analisisnya masing-masing akhirnya perjuangan dilanjutkan. Dialog menarik dari Steve dan Stark adalah kala Steve bilang, bahwa Fury memang tidak sepenuhnya benar, tapi abaikan dulu. Keduanya langsung bersiap dan lantas didukung oleh Hawkeye dan Black Widow. Dua jago lain? Yak, Thor dan Hulk terhempas jauh ke bumi dengan cara masing-masing.
Kelimanya kemudian bersatu guna mengalahkan Loki yang kebetulan masang aksi di gedungnya Stark. Dan tentunya pertarungan dimenangkan oleh protagonis, layaknya film-film jagoan lainnya. Itu sih biasa ya?

Banyak sisi-sisi lucu yang membuat senyum terkembang. Dialog yang menyebut Loki seorang rocker adalah salah satunya. Ada juga ketika tongkat ajaib Loki tidak bisa mengubah jiwa Stark karena ada logam di dada Stark. Dan yang buat saya ketawa banget adalah ketika Hulk dan Thor sama-sama habis mendarat sesudah menghancurkan Chitauri, keduanya berdampingan. Seketika tangan kiri Hulk menghajar Thor. Yak, sangat bisa dimaklumi karena Hulk tidak bisa dikendalikan. Hehehe.. Juga adegan miris ketika ada seorang polisi diarahkan oleh Captain America dan malah bilang, “siapa anda sehingga saya harus menuruti anda?” Maklum juga, si Captain kan tidur lama banget. Ada juga adegan ketika Bruce bugil dan berdialog dengan polisi plus datang ke lokasi Stark dengan motor super butut.

Film ini juga kembali menekankan poin bahwa niat buruk itu tidaklah baik. Si kubus biru hendak dijadikan senjata pemusnah massal dan pada akhirnya gagal. Direktur yang menyuruh melepaskan nuklir malah nyaris menghancurkan kota, untung ada Iron Man yang mengarahkan nuklir ke dimensi lain. Avengers sendiri adalah proyek yang dicancel, dan membangkitkannya dianggap ide buruk, padahal mereka jadinya penyelamat dunia.

Secara efek memang tidak sedahsyat perang kapal di Battleship karena pertarungan antar badan banyak disini. Satu hal yang pasti, film ini benar-benar mampu menyatukan berbagai karakter. Membuat novel dengan lima karakter saja sulit, bagaimana bisa di film dibalut sedemikian apik? Tepuk tangan!

CNN bilang begini “but if it’s a Friday Night SmackDown you’re after, ‘Avengers’ gets the job done“. Tulsaworld menyebut “When was the last time you cheered at the movies? ‘The Avengers’ could be that opportunity.”

Orang-orang yang tidak mengikuti cerita Marvel juga pasti akan bingung dengan Bifrost atau HYDRA, tapi sekelebat pertanyaan itu akan hilang oleh keping yang menyatukan setiap informasi.
Kesimpulan saya, film ini oke banget. Perpaduan efek dengan kemampuan ‘meracik’ berbagai karakter dengan apik. Kelemahannya menurut beberapa reviewer adalah membangun plotnya kelamaan, tapi kalau saya bilang itu wajar dengan tokoh yang sedemikian banyak.
Oya, satu quote menarik hati adalah, “And you, Hulk, SMASH!“
Selamat menonton!

Salam

Julian Cholse






Ganool.com dan Medium Quality Kembali Berkiprah Setelah di Hapus Google

Julian Cholse


Backup Medium Quality

Setelah Google memerangi pelanggaran hak cipta banyak blog-blog yang melanggar hak cipta di Hapus oleh google bahkan secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan kepada pemilik blog (bagi pemilik blog yang memuat konten2 ilegal wajib backup/export blog nya secara berkala).
Bukan hal yang baru lagi mungkin bagi teman yang suka filim dan drama mendengar blog Ganool dan Medium Quality. Namun Beberapa bulan lalu web tersebut di Hapus oleh Google (baca : http://regional.kompasiana.com/2012/05/01/setelah-medium-quality-kini-giliran-ganoolcom-yang-dihapus/)
Jangan Khawatir sekarang kedua Blog tersebut sudah kembali berkiprah walau tak sebagus seperti semula. Ganool menggunakan jasa Wordpress dan Medium Quality tetap menggunakan jasa Blogger untuk tetap bertahan di dunia maya.
Jika teman-teman mau update film2 dari ganool.com masih menggunkan alamat yang sama, sementara Medium Quality berpindah alamat ke http://reencodedtomq.blogspot.com

Untuk mengetahui perkembangan kedua blog tersebbut teman2 dapat mengunjungi Fanpage masing2 blog
Salam
Julian Cholse
Selamat Mendownloaod............

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Julian Cholse